Studi Banding Kepekanbaru, LPS Sidotim Dapat Pujian dari Wakil DPRD Inhil

Ojenews.com Pekanbaru Riau,-Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) Kelurahan Sidomulyo Timur (Sidotim) kembali menjadi perhatian daerah lain. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dari Partai Golkar, Ir. H. Amd. Junaidi An,M.Si dan Anggota Komisi II HM Yusuf Said, SE, MM mengadakan studi banding ke lokasi pengelolaan sampah plastik milik LPS Sidotim, Kamis (22/10/2026) di Jalan Kelurahan Gg Kalus, Pekanbaru.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua DPRD Inhil memberikan apresiasi sekaligus cendera mata kepada pengurus LPS Sidotim.

Studi banding pengelolaan sampah plastik oleh Wakil Ketua I dan Anggota Komisi II DPRD Inhil ke LPS Sidotim, yang merupakan LPS terbaik se-Kota Pekanbaru. Wakil Ketua I DPRD Inhil Ir. H. Amd. Junaidi An,M.Si, Anggota Komisi II HM Yusuf Said SE, MM, Tenaga Ahli DLHK Pekanbaru Asrianto, Pemilik lahan mitra Ardian Nur Cahyo, Ketua LPM Fadhillah, Kelurahan Sidotim diwakili Novriadi, Ketua RW 14 H Saini, Pengurus LPS Sidotim Ketua Supriyanto, Sekretaris Ilham Purkoni, Koordinator Iuran Juli Hartono, Babinsa Serka Pujiantoro dan Serda Bagiyo, Ketua RT 2/14 Sri Amarzona, ibu-ibu dasawisma.Lokasi pengelolaan / pencacahan sampah plastik LPS Sidomulyo Timur, Jalan Kelurahan Gg Kalus, Pekanbaru.

LPS Sidotim terprogram dengan baik dan menjadi LPS terbaik di Pekanbaru hingga mendapat reward umroh dari Pemko Pekanbaru. DPRD Inhil ingin mempelajari pengelolaan sampah rumah tangga yang bernilai ekonomi. LPS Sidotim sudah memiliki mesin pencacah sampah plastik mekanis untuk mengubah limbah plastik (botol, gelas, tutup botol, kresek) menjadi chip / cacahan kecil yang mudah didaur ulang. Sementara LPS lain di Pekanbaru masih tahap bank sampah / warung sampah. Pengelolaan diberi nama “Tiga Dara” hasil kolaborasi dengan warga RW 14 Sidotim Marpoyan Damai.

Wakil Ketua I DPRD Inhil, Ir. H. Amd. Junaidi An,M.Si mengatakan.

“Kami ke sini juga mempelajari bagaimana pengelolaan sampah rumah tangga hingga bisa menghasilkan berbagai manfaat ekonomi serta nilai guna bagi warga jika dikelola dengan baik.”ujarnya.

Dikataka. “Luar biasa sampah yang tadinya tidak terkelola sekarang malah bisa menghasilkan, dan Pekanbaru sekarang ini menjadi percontohan pengelolaan sampah bagi kabupaten kota yang lain,”tambah Junaidi.

Pada kesempatan yang samq Tenaga Ahli DLHK Pekanbaru Asrianto menyebutkan.

“Ini adalah bentuk apresiasi mungkin dari setiap daerah yang datang ke Pekanbaru yang telah melihat upaya pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru yang sudah jauh lebih baik daripada sebelum-sebelumnya,”katanya.

“Setakat ini LPS yang memiliki pengelolaan atau pencacahan sampah hanya baru LPS Sidomulyo Timur kalau LPS lainnya itu masih dalam bentuk tahap bank sampah atau warung sampah atau pengumpulan sampah organik yang dijual langsung,” sebut Asrianto.

“DLHK terus melakukan pembinaan untuk LPS yang melakukan inovasi pengelolaan sampah baik itu dalam bentuk latihan, pendampingan ataupun dalam bentuk lain,”Katanya.

Sekretaris LPS Sidotim, Ilham Purkoni menyebutkan.

“Kami pun duduk bersama, kebetulan salah satu warga RW 14 pak Ardian memiliki lahan kosong dan bersedia menjadi Mitra bisnis kami dalam melakukan pengelolaan sampah. Dan pengelolaan sampah plastik ini kami beri nama Tiga Dara,”terang Ilham Purkoni.

“Terimakasih kepada bapak dewan dari Inhil yang sudah meluangkan waktu untuk berkunjung, dan kepada warga masyarakat kami berpesan agar lebih memperhatikan kebersihan ke depannya sampah cukup dikumpulkan di rumah kalau dapat dipilah nanti akan menghasilkan income,”tutupnya.(dy).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *