Kelangkaan BBM Subsidi di Ketapang, Antrean Panjang Capai 2 Kilometer

Ojenews.com Ketapang Kalbar,-Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Solar melanda Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat dalam sepekan terakhir. Kondisi ini memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dari pagi hingga malam.

Pantau di lapangan, antrean terpanjang terjadi di SPBU Kecamatan Matan Hilir Utara dan Kecamatan Delta Pawan. Kendaraan roda dua maupun roda empat mengular hingga sepanjang 2 kilometer untuk mendapatkan BBM.

Salah satu pengendara, Saipul, mengaku sudah sepekan kesulitan mendapatkan Pertalite. Ia bahkan rela mengantre berjam-jam namun tetap kehabisan saat gilirannya tiba.

“Sudah sepekan ini sulit mendapatkan BBM jenis Pertalite di SPBU. Begitu ikut antre, pas giliran BBM jenis Pertalite habis. Begitu juga pengecer minyak di pinggir jalan sulit didapati, bahkan harganya mencapai Rp 17 ribu hingga Rp 20 ribu per liter,” kata Saipul pada Sabtu (28/07/2026).

Kelangkaan juga terjadi pada BBM jenis Solar. Antrean panjang di sejumlah SPBU di Kabupaten Ketapang hampir terjadi setiap hari.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan mengatasi persoalan ini. Menurut mereka, BBM subsidi merupakan kebutuhan pokok yang menggerakkan roda perekonomian sehari-hari.

“Kita minta pemerintah dapat mengatasi keluhan warga terhadap kelangkaan BBM, sebab BBM ini salah satu yang menggerakkan perekonomian warga,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pertamina maupun pemerintah daerah terkait penyebab dan langkah penanganan kelangkaan BBM di Ketapang.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *