Ojenews.com Ketapang Kalbar,-Warga Desa Kepari, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, terancam terisolir. Jembatan penghubung menuju tujuh desa nyaris roboh akibat pondasi kayu di kedua sisinya sudah hancur.
Jembatan yang menjadi akses vital antara Kecamatan Sungai Laur menuju Kabupaten Ketapang dan Provinsi Kalimantan Barat itu sudah rusak lebih dari satu tahun tanpa perbaikan.
Jembatan utama penghubung 7 desa di Desa Kepari nyaris roboh. Pondasi kayu hancur, konstruksi berlobang, hanya ditopang balok, papan, dan tiang penahan darurat dari kayu alam agar masih bisa dilewati roda dua.
Warga Desa Kepari (sumber yang minta tidak disebutkan namanya), Pak Simon saat melintasi jembatan berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang yang diharapkan segera memperbaiki.Kerusakan sudah terjadi kurang lebih satu tahun. Kondisi terkini dikonfirmasi Selasa (13/10/2026).
Jembatan di Desa Kepari, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, Kalbar. Akses ini menghubungkan 7 desa di Sungai Laur menuju pusat kabupaten dan provinsi.
Jika tidak segera diatasi, jembatan dikhawatirkan roboh dan memakan korban. Masyarakat sudah membutuhkan akses untuk mengangkut material bangunan dan hasil bumi. Janji perbaikan disebut sudah ada namun belum jelas kapan direalisasikan.
Warga melintas harus ekstra hati-hati. Jembatan darurat hanya diberi balok dan papan serta tiang penyangga dari bawah. Untuk kendaraan roda empat sudah tidak memungkinkan.
“Kondisi jembatan pondasinya sudah mulai roboh. Jembatan darurat diberi balok dan papan dan tiang penahan darurat dari bawah untuk bisa dilewati kendaraan roda dua,” kata warga yang enggan disebutkan namanya via WhatsApp, Selasa (13/10/2026).
“Robohnya jembatan tersebut hampir setahun tidak ada lagi yang tengok entah bagaimana kondisi terkini masyarakat dan jembatan tersebut,” lanjutnya.
“Jembatan yang terletak di Desa Kepari, Kecamatan Sungai Laur sudah sangat memprihatinkan / hampir roboh sehingga warga yang berjumlah kurang lebih tujuh desa terancam terisolir, dimohon perhatian.”
Ia berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang segera memperbaiki jembatan tersebut sebelum ada korban jiwa.





