Ojenews.com Kayong Utara Kalbar,- Kondisi ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Teluk Batang dan Kecamatan Seponti, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, saat ini dalam keadaan sangat memprihatinkan. Hingga Sabtu, 15 Agustus 2026, kerusakan berupa jalan berlubang dan jembatan darurat belum mendapat penanganan dari instansi terkait.
Pantauan di lapangan, hampir sepanjang 36 kilometer badan jalan mengalami kerusakan. Di sejumlah titik, jalan berlubang cukup dalam akibat tingginya volume kendaraan. Beberapa jembatan bahkan sudah terputus dan hanya ditambal sementara menggunakan kayu oleh warga agar tetap bisa dilintasi.
Padahal ruas jalan ini merupakan jalur utama warga menuju pusat Kabupaten Kayong Utara. Jalan tersebut juga menjadi akses penting ke Puskesmas, sekolah, dan ribuan hektare areal perkebunan kelapa sawit milik warga.
Jalur ekonomi dan layanan dasar terhambat
Rusaknya jalan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga. Hasil kebun dan hasil tani sulit diangkut karena kendaraan roda empat hingga roda enam rawan kecelakaan saat melintas.
Hermansyah, 40, warga Desa Bayu Abang, Kecamatan Teluk Batang, berharap pemerintah segera turun tangan. Menurutnya, kerusakan ini sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa perbaikan berarti.
“Akses jalan ini sangat penting untuk warga yang melintas, terutama akses warga untuk menuju berjualan hasil tani dan rumah sakit,” kata Hermansyah.
Ia menambahkan, saat musim hujan kondisi jalan semakin parah dan licin. Pengendara terpaksa mencari celah di bahu jalan yang juga sudah rusak.
Rawan kecelakaan
Warga menilai kondisi jalan saat ini sangat rawan kecelakaan. Lubang besar di tengah badan jalan, ditambah jembatan darurat dari kayu, membuat pengendara harus ekstra hati-hati, terutama pada malam hari karena minim penerangan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kayong Utara terkait rencana perbaikan ruas jalan tersebut.
Warga berharap pemerintah daerah dan provinsi segera mengalokasikan anggaran agar akses penghubung dua kecamatan ini bisa kembali layak dan aman dilalui.





