Ojenews.com Pekon Gadingrejo Utara Pringsewu Lampung,-Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Farmasi Institut Teknologi Sumatera (ITERA) sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Integrasi Edukasi, Skrining, Senam, dan Pemanfaatan Daun Kersen sebagai Upaya Pengendalian Diabetes Melitus pada Lansia di Pekon Gadingrejo Utara”. Kegiatan ini diselenggarakan pada 7 Agustus 2026 di Aula Pekon Gadingrejo Utara, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.

Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 50 peserta lansia. Program pengabdian ini menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan kepada masyarakat, di antaranya penyuluhan mengenai diabetes melitus beserta faktor risiko, pencegahan, dan pengendaliannya, pemeriksaan kadar gula darah, senam diabetes bagi lansia, demonstrasi pembuatan teh daun kersen sebagai salah satu bentuk pemanfaatan tanaman herbal lokal, serta konseling kesehatan bagi peserta yang memiliki hasil pemeriksaan gula darah di luar batas normal. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh edukasi mengenai pentingnya penerapan pola hidup sehat, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam mengolah daun kersen menjadi teh yang dapat dimanfaatkan sebagai minuman herbal pendamping pola hidup sehat bagi penderita diabetes melitus.
Penyuluhan kesehatan mengenai diabetes melitus disampaikan oleh apt. Dirga, S.Farm., M.Sc., selaku dosen Program Studi Farmasi, Fakultas Sains, Institut Teknologi Sumatera. Penyuluhan ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Integrasi Edukasi, Skrining, Senam, dan Pemanfaatan Daun Kersen sebagai Upaya Pengendalian Diabetes Melitus pada Lansia di Pekon Gadingrejo Utara.” Dalam penyuluhan tersebut, peserta diberikan edukasi mengenai penyakit diabetes melitus, faktor risiko, pencegahan, serta upaya pengendaliannya melalui penerapan pola hidup sehat. Peserta juga dilibatkan dalam pengisian pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan lansia sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya lansia, mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan mengendalikan kadar gula darah.

Senam lansia menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam mendukung penerapan aktivitas fisik sebagai bagian dari upaya pengendalian diabetes melitus. Kegiatan ini dipandu oleh apt. Putri Amelia Rooswita, M.Farm., selaku penanggung jawab sesi senam, bersama mahasiswa KKN Program Studi Farmasi, Fakultas Sains, Institut Teknologi Sumatera. Kegiatan diikuti dengan antusias oleh para peserta lansia yang diajak untuk tetap aktif bergerak dan menjaga kebugaran tubuh sebagai bagian dari penerapan pola hidup sehat. Senam lansia diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk aktivitas fisik yang dapat dilakukan secara rutin untuk membantu menjaga kesehatan dan mendukung pengendalian kadar glukosa darah.
Demonstrasi pembuatan SERITEA (teh daun kersen) menjadi salah satu rangkaian kegiatan setelah pelaksanaan senam lansia. Kegiatan ini didampingi oleh apt. Syaadatun Nadiah, M.Si. bersama mahasiswa KKN Program Studi Farmasi, Fakultas Sains, Institut Teknologi Sumatera. Peserta diberikan pengetahuan dan demonstrasi mengenai cara mengolah daun kersen menjadi teh dengan baik dan tepat, mulai dari proses pengolahan hingga penyajian. Setelah demonstrasi, peserta berkesempatan untuk mencoba langsung teh daun kersen yang telah dibuat. Selain itu, panitia juga menyediakan racikan dan resep pembuatan teh daun kersen untuk dibawa pulang, sehingga peserta dapat mencoba mengolahnya secara mandiri di rumah sebagai bentuk pemanfaatan bahan alam yang tersedia di lingkungan sekitar.

Antusiasme peserta terlihat dari tanggapan positif setelah mengikuti kegiatan. Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru mengenai manfaat daun kersen yang selama ini belum banyak diketahui. “Saya baru tahu kalau daun kersen ternyata memiliki banyak manfaat. Selama ini daunnya hanya dibiarkan begitu saja, ternyata bisa dimanfaatkan menjadi teh,” ungkapnya. Peserta juga merasa senang karena dapat memperoleh pengetahuan baru sekaligus mencoba langsung teh daun kersen yang dibuat dalam kegiatan.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan konseling dilakukan kepada 50 peserta lansia sebagai bagian dari rangkaian skrining kesehatan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Sains, Institut Teknologi Sumatera. Kegiatan ini didampingi oleh Dewi Damayanti Abdul Karim, M.S.Farm selaku ketua kegiatan, bersama tim dosen Dr. apt. Sarmoko, M.Sc., apt. Dirga, S.Farm., M.Sc., apt. Putri Amelia Rooswita, M.Farm., dan apt. Syaadatun Nadiah, M.Si., serta mahasiswa KKN Program Studi Farmasi, Fakultas Sains, Institut Teknologi Sumatera. Pemeriksaan kesehatan juga diikuti oleh perangkat Pekon Gadingrejo Utara, mulai dari Kepala Pekon, Sekretaris Pekon, hingga pegawai pekon. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah dan skrining kadar glukosa darah. Setelah pemeriksaan, peserta memperoleh konseling mengenai hasil pemeriksaan serta arahan terkait upaya menjaga dan meningkatkan kesehatan, khususnya dalam mencegah serta mengendalikan diabetes melitus.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para lansia yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Salah satu peserta menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan yang diberikan sangat bermanfaat karena membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan secara berkala.
“Saya senang dengan adanya kegiatan seperti ini karena kami bisa melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin dan mengetahui kondisi kesehatan kami,” ungkapnya.
Sementara itu, Bapak Kirmanto selaku Kepala Pekon Gadingrejo Utara menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. “Semoga kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali setiap tahun karena sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan ucapan dari Bapak Kirmanto selaku Kepala Pekon Gadingrejo Utara yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sekaligus KKN Rekognisi yang didanai melalui hibah PkM Institut Teknologi Sumatera dan dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan mahasiswa KKN Rekognisi Program Studi Farmasi, Fakultas Sains, Institut Teknologi Sumatera, dengan Chalista Marta Ardian sebagai ketua KKN, bersama Mawar Shanda, Cintya Aprilia Setiawan, Resty Lailatul Muna, dan Rajwa Aqila Mumtaz.

Melalui kegiatan ini, tim PkM bersama mahasiswa KKN Rekognisi berharap pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran lansia mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, penerapan pola hidup sehat, serta upaya pencegahan dan pengendalian diabetes melitus. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.





