Penyebaran Covid Pekanbaru Membaik, Disdik Tambah 99 Sekolah Untuk Belajar Tatap Muka Terbatas

  • Whatsapp

Ojenews.com Pekanbaru Riau
Negeri Smart City Madani,-Rencananya wilayah dengan zona risiko rendah atau sering disebut zona kuning akan diperbanyak jumlah sekolah yang melakukan belajar tatap muka terbatas.Usulan penambaha 99 sekolah yang akan menggelar Belajar Tatap muka Terbatas itu terdiri dari 90 SD Negeri dan 9 sekolah SMP Negeri. Ini berdasarkan hasil efaluasi ujicoba Belajar Tatap Muka Terbatas selama dua minggu terakhir. Keterangan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota pekanbaru DR.H.Ismardi Iliyas,M.Ag kepada www.ojenews.com, Senin (22/2/2021) di Kantornya.

“Pertama dilihat dari 123 sekolah yang terdiri dari 87 SD Negeri dan 36 SMP Negeri selama digelarnya belajar tatap muka terbatas ini tidak ada gendala dan tidak menimbulkan klaster baru dalam penyebaran Covid-19.Anak anak senang, guru guru juga senang karena selama ini mereka belajar daring dan itu tidak efektif.Dengan belajar tatap muka terbatas walaupun hanya empat jam satu minggu untuk masing masing anak, ini dapat mengungkil minat belajar mereka,”sebut Kadis H.Ismardi.

Disekolah, mereka akan dapat berdiskusi sambung Kadis H.Ismardi.Dimana pelajaran yang berat berat akan dapat mereka bahas bersama, sementara jika belajar daring dirumah tentu ini tidak dapat dilakukan karena keterbatasan pengetahuan orang tua dirumah.

Sisi lainnya sebut Kadis DR.H.Ismardi secara fisikolgi.Anak anak dari rasa tertekan selama ini karena belajarnya dirumah saja.Sekarang mereka dapat bersilaturrahim bersama teman temannya dan ini sangat mempengaruhi dari semangat belajar mereka.

 

Usulan penambahan 99 sekolah Negeri yang akan memulai belajar tatap muka terbatas itu saat ini dalam tahap menunggu SK Dari Walikota Pekanbaru.

“Efaluasi dilakukan setiap dua minggu sekali dan dari hasil efaluasi kita kemaren maka kita mengusulkan untuk menambah jumlah sekolah yang melakukan belajar tatap muka terbatas kepada tim gugus tugas Covid-19 pekanbaru.Sekarang kita tinggal menunggu SK dari Wali Kota,”sebutnya.

Kadisdik DR.H.Ismardi Iliyas,M.Ag berharap agar semua pihak berkerjasa sama dalam melakukan pengawalan pada proses pembelajaran ini karena kita dihadapkan pada suatu kondisi yang tidak baik.

“Harapan saya agar semua unsur dapat bekerjasama melakukan pengawalan terhadap proses pembelajaran ini, memang kita dihadapkan pada suatu kondisi yang tidak baik, tapi kita juga tidak boleh diam dan harus melakukan trobosan trobosan yang kita lakukan guna memastikan proses belajar dapat kita maksimalkan,”harap DR.h.Ismardi.(dy).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *