Puncak Milad Tuan Guru Syeikh Abdul Wahab Rokan Al- Kholidy Naqsabandy Ke 210 Tahun Ke 3 di RBS

  • Whatsapp

Ojenews.com Rohul Riau
Negeri Seribu Sulu,-Rabu, 19 Rabi’ul Akhir 1443 H bertepatan pada tanggal 24 November 2021 M, merupakan puncak milad atau hari kelahiran Tuan Guru Syeikh Abdul Wahab Rokan Al- Kholidy Naqsabandy yang Ke 210 tahun dan merupakan Tahun Ke 3 dilaksanakan di Tanah Kelahiran Tuan Guru di Desa Rantau Binuang Sakti (RBS) Luhak Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu. Demikian disampaikan oleh Ismail Dt Podano Montoi Penerima Anugrah Tokoh Budaya Riau 2021.

Rangkaian kegiatan dari Milad Tuan Guru Ini diawali dengan pelaksanaan suluk 10 hari yang telah di mulai semenjak Ahad, 9 Rabi’ul Akhir 1443 H / 15 November 2021 M sampai dengan 19 Rabi’ul Akhir 1443 H / 24 November 2021 M.

Puncak Milad akan di laksanakan dengan susunan acara sebagai berikut, pertama pembukaan dari Protokol, kedua Pembacaan Gema wahyu Ilahi, ketiga Sambutan Ketua Panitia pelaksana, Sambutan perwakilan Tuan Guru dari Besilam dan pengarahan Dari Bupati Kabupaten Rokan Hulu, Keempat Ceramah Agama oleh Kh H Zulhendri Lc MA, kelima Makan Bersama sekalian Jamaah ” Kolua Suluk “. Acara ini juga akan dihadiri oleh mursyid, jamaah dan masyarakat se Rokan Hulu, serta Jamaah dari Besilam Langkat.

“Sebagai Jamaah Tahriqat Naqsabandy dan masyarakat Negeri Seribu Suluk, semoga kegiatan Milad ini berjalan sukses, dan merupakan Kegiatan Rutin setiap tahunnya di selenggarakan di Tanah Kelahiran Tuan Guru Syeikh Abdul Wahab Rokan,” ujar Ismail Hamkaz.

“Kita mengapresiasi dan berterima kasih Kepada Pemkab Rokan Hulu semua tingkatan dan seluruh elemen yang berpartisipasi dalam menyelenggarakan dan mempasilitasi kegaitan Milad ini dengan baik sehingga dari tahun ke tahun kegiatan Milad secara dinamis dapat terlaksana dengan sukses dan diikuti oleh jamaah yang suluk dan partisipasi masyarakat yang ikut dalam puncak Milad Tuan Guru,” sebutnya.

Diharapkan juga, kedepannya kegiatan milad tuan guru bisa lebih dilengkapi mana yang menjadi kurangannya, seperti penyelesaian atau kelanjutan pembangunan Nosah Suluk, fasilitas Penunjang untuk jamaah Suluk serta insfrastruktur jalan dan lain sebagai nya, ucap Ismail Hamkaz.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *