Dinilai Sukses Dalam Pengelolaan Sampah, Pemkab Kuwansing Melalui DPRD,SKPD dan Asisten II Kungker Ke-DLHK Kota Pekanbaru

Ojenews.com Pekanbaru Riau,-Pengelolaan sampah melalui Lembaga Pengelola Sampah (LPS) memiliki berbagai sisi positif yang signifikan, baik bagi lingkungan maupun masyarakat. LPS berperan sebagai garda terdepan dalam penanganan sampah di tingkat kawasan, kelurahan, hingga perumahan.

Program ini telah pula memjadi Ikone program lingkungan Pemko Pekanbaru dan hal ini pulalah yang menjadi daya tarik bagi Kabupaten Kota se Riau dan Provinsi tetangga untuk melakukan study tiru ke-Kota Bertuah ini. Seperti yang dilakukan Pemkab Kuantan Singingi (kuansing) 13 Mei 2026 melalui DPRD dan SKPD.

“Hari ini kami melakukan study tiru kePekanbaru, karna kami mendengar bahwa Pemko Pekanbaru melalui DLHK punya Ikone program dalam pengelolaan sampah di Pekanbaru dan kami ingin mempelajari bagai mana theknik dan mekanismenya. Ternyata sangat luar biasa, program ini kami nilai tepat guna,” ungkap Fedrios Gusni Ketua Komisi II DPRD Kuantan Singingi.

Fedrios Gusni menyatakan pihaknya akan mengadopsi sistem dan cara pengelolaan sampah Kota Pekanbaru untuk diterapkan di Kabupaten Kuantan Singingi.

“Kita melihat Pemko Pekanbaru dibahwa kepemimpinan Pak Agung Nugrohi dan Pak Markarius ditamvah lagi dengan Kadis DLHK nya Pak Reza sangat luar biasa program pengelolaan sampahnya dan saya yakin kedepan Kota Pekanbaru akan semakin bersih, indah aman dan nyaman. Inilah yang membuat kami hadir dan melakukan studi tiru. Semoga kami juga dapat menerapkan program ini di Kuansing,” harap Fedrios Gusni Politisi Partai Demokrat ini.

Sementara Kadis DLHK Reza Aulia Putra, S.IP., M.Si menyebutkan bahwa dirinya berserta jajaran sangat menyambut baik atas kehadiran Ketua Komisi II DPRD Kuansing berserta rombongan.

“Kami sangat menyambut baik rombongan tamu dari Kuansing yang terdiri dari Komisi II, DLHK, BPKAD dan Asisten II Pemkab Kuantan Singingi. Kami bangga program Pengelolaan sampah kita melalui LPS dijadikan pilot projek didaerah mereka. Memang program ini mendapat respon positip dari beberapa daerah diluar pekanbaru bahkan sampai Provinsi tetangga,”sebut Reza.

Dikatakan Reza, pengelolaan sampah.melalui LPS berdampak pada peningkatan Efisiensi Pengangkutan Sampah: LPS membuat pengangkutan sampah lebih cepat dan menjangkau lokasi yang sulit diakses oleh armada dinas kebersihan kota.Pengurangan Timbulan Sampah di TPA: LPS bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan, mengurangi beban sampah yang dikirim ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Optimalisasi Penanganan Sampah Mandiri: LPS mengelola sampah (SRT/S3RT) di tingkat kawasan pemukiman, fasilitas sosial, dan fasilitas umum secara mandiri, mengurangi tumpukan sampah liar. Penciptaan Lingkungan Bersih dan Sehat: Dengan pengelolaan yang tertata, LPS membantu mengurangi risiko penyebaran penyakit dari vektor sampah (lalat, tikus) dan mencegah banjir akibat saluran air yang tersumbat.
LPS, seperti yang diterapkan di Kota Pekanbaru, diarahkan untuk menjadi lembaga yang mandiri dan memiliki otoritas dalam menjaga kebersihan lingkungan.(dy).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *