AMA Riau dan Lam Rohul Taja Diskusi Publik “Menjemput Tuah Datuk, Berdaulat Diatas Tanah & Adanya”

  • Whatsapp

Ojenews.com Rohul Riau,-Dalam rangka menjalankan program kerja Aliansi Masyarakat Adat Melayu Riau (AMA RIAU), Kembali menyambangi Rokan Hulu, dalam Acara yang difasilitasi oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rokan Hulu, Diskusi Publik dengan mengangkat Tema : “Menjemput Tuah Datuk, Berdaulat diatas Tanah dan Adat nya”.

Acara tersebut langsung dibuka oleh Ketua Umum DPH Lam Rohul, Datuk H. Zulyadani Datuk Seri Saudagar Rajo. Beliau menyampaikan harapan besar dalam memperjuangkan hak masyarakat adat, dapat mencarikan solusi untuk perjuangan masyarakat adat yang selama ini selalu menemui Jalan buntu. Dalam acara Diskusi tersebut, AMA RIAU Menurunkan Pakar lingkungan Hidup yang tak asing lagi bagi masyarakat Riau yakni Doktor Elviriadi, S.Pi, M.Si, yang menjadi narasumber Utama, yang juga Penasehat AMA RIAU. Datuk Seri Zulyadani juga mengharapkan Kehadiran Doktor Elviriadi selaku Pakar lingkungan Hidup mampu memberikan masukan gagasan bagi Datuk-datuk dan Generasi muda masyarakat adat Rokan Hulu, untuk bisa duduk bersama dalam mempertahankan hak masyarakat adat itu sendiri.

Doktor Elviriadi memaparkan penelitian ilmiah terhadap perkembangan sosial dan benturan konflik agraria diatas tanah Masyarakat Adat.
“Ya, masyarakat adst sudah punya konsepb unggul dalam pengelolaan sumberdaya alam. Keratfan lokal itu tiada tandingannya. Namun, sunggung sayang, negara masih setengah hati, padahal UUD 1945 pasal 18b Ayat (2).terang terang mengakui eksistensi masyarakat adat di Indonesia, ” ungkap Elv.
Sejauh ini, tamba pembina sejunlah Ormas itu, perjuangan masyarakat adat belum terkonsolidasi secara baik. Sedangkan para pemgusaha dan oknum birokrat selalu rapi dan terstruktur. Oleh itu, melalui AMA dan LAM Rohul, akan kita mulai model perjuangan baru yang modern, progresif dan cerdas. Sebagai langkah awal, kata dia, monggo siapkan administrasi registrasi wilayah adat dengan baik. Mudah mudahan ke depan posisi masyarakat adat dapat kembali menjadi pilar demokrasi yang dikenal “tigo tungku sejarangan”. Riau harus berdaulat, adil dan makmur, ” ucapnya bersemangat.

Ketua AMA Riau Laksamana Hery, turut hadir dalam acara diskusi tersebut, Menyampaikan akan bersinergi dengan LAMR Rohul untuk membantu penyiapan Administrasi Masyarakat Hukum Adat dan Pembuatan Peta Partisipatif wilayah Adat, guna menjadi bahan yang Akan di daftar kan ke negara, untuk mendapatkan pengakuan yang kuat oleh negara, sehingga tidak ada lagi alasan di kemudian hari masyarakat adat tidak diikutkan dalam penyusunan atau pun penetapan baik bidang usaha oleh perusahaan maupun perorangan yang ada dalam kawasan wilayah hukum Adat Masyarakat setempat.

Dalam diskusi tersebut turut hadir Kepala BPN Rokan Hulu, Bpk ROSIDI, Kadis Kominfo Rokan Hulu, Bpk YUSMAR dan Urusan dari Dinas DPMPD Rokan Hulu.
Kepala BPN Rokan Hulu menyampaikan, agar masyarakat adat bisa memanfaatkan peluang yang sudah di berikan oleh pemerintah, Seperti PP NO 52 TAHUN 2014 Tentang Pedoman dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat, Semoga kesempatan ini menjadi langkah konkret yang bisa di siap kan oleh LAMR Rokan Hulu dan AMA RIAU, untuk membantu masyarakat adat.

Dalam Kesimpulan akhir Diskusi tersebut, LAMR Rokan Hulu dan AMA RIAU langsung membentuk Tim Bersama untuk penyusunan langkah Administrasi Masyarakat Hukum Adat, dengan dibawah Bimbingan langsung oleh Dr. ELVIRIADI, S.Pi, M.Si, dan Akan mulai bekerja awal bulan depan November 2021, dengan Posko Sekretariat utama di Balai LAMR Rokan Hulu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *