50 Orang Siswa SMP Madani Ikut Divaksin Pada Vaksinasi Pelajar di SMPN 8

  • Whatsapp
Abdurrahman Kepala SMP Madani Pekanbaru

Ojenews.com Pekanbaru Riau
Negeri Smart City Madani,-Vaksinasi masal untuk pelajar yang digelar SMP Negeri 8 Pekanbaru pada Jumat 30 Juli 2021 dengan kuota 500 dosis vaksin sinovac tersebut,turut divaksin 50 siswa SMP Madani.Keterangan ini disampaikan Kepala SMP Madani Pekanbaru Abdurrahman kepada www.ojenews.com disela pelaksanaan vaksinasi Masal Pelajar di SMP Negeri 8 Jalan Adisucipto Marpoyan Damai Kota Pekanbaru, Jumat (30/7) pagi.

Dalam keterangannya itu Abdurrahman mengatakan bahwa para orang tua siswa SMP Madani sangat antusias dalam mengikuti vaksinasi ini agar anak mereka dapat divaksin.Keinginan yang besar para orang tua agar anak mereka mendapatkan kuota vaksin sudah terlihat sejak digelarnya vaksinasi masal di SMP Negeri 13 lalu.

Disinggung terkait antusias orang tua siswa dalam mengikuti vaksin ini, Abdurrahman menyebutkan bahwa pihak sekolah SMP Madani melakukan banyak cara dalam sosialisasi terutama melalui WhatsApp group tentang manfaat vaksin untuk tubuh.

“sebenarnya ini hanya kelanjutannya saja karena kemaren di SMPN 13 kita sudah melakukan vaksin pada 70 orang siswa. jadi hari ini yang divasin adalah siswa siswa yang belum divaksin di vaksinasi SMPN 13, maka mereka mengikuti vaksinasi hari ini. Sebenarnya siswa kita yang belum divaksin itu sebanyak 85 siswa, sisanya itu sebanyak 85 orang,”jelaskan Abdurrahman.

Beliau berharap dalam gelar vaksin masal untuk pelajar yang ditaja SMP Negeri 8 Pekanbaru ini dapat menuntaskan vaksinasi pada 85 orang siswa SMP Madani.

“Siswa kita dan orang tua sangat antusias untuk melakukan vaksin.Di SMP Madani itu kita ada Bording Scool dan salah satunya sarat sekolah bording siswanya sudah divaksin.Inilah alasan kenapa kita di Madani menganjurkan para siswa di vaksin, karena jika pemerintah sudah mengizinkan kita melakukan pembelajaran dengan tatap muka terbatas atau bording maka anak anak kita sudah di vaksin semuanya,”kata Abdurrahman.

Mudah mudahan dan Insyaallah jika semua siswa dan tenaga kependidikan kita sudah divaksin maka kekhawatiran kita terhadap penyebaran atau terinveksi covid itu agak berkurang,”tutup Abdurrahman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *