Ojenews.com Pekanbaru Riau,- SMA Negeri 8 Pekanbaru yang beralamat di Jalan Abdul Muis No. 14, Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 pada Senin 4 Mei 2026.

Upacara yang digelar dengan khidmat tersebut bertindak sebagai pimpinan upacara Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Ibu Samhati,S.Pd.
Dalam amanatnya menjelaskan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 mengangkat tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Fokus perayaan adalah refleksi pendidikan, kolaborasi lintas sektor, dan peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Peringatan Hari Pendidiian Nasional adalah momentum untuk kita melakukan refleksi, meneguhkan dan menghidupkan spirit pendidikan nasional. Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus penuh kasih dan sayang untud memanusiakan manusia.

Pendidikan juga adalah menemukan dan menumbuh serta kembangkan fitrah, kodrat alamiah manusia, atau potensi sebagai mahluk tuhan yang mulia.
“Bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara meletakkan dasar dan nilai pendidikan dengan nilai Asah Asih Asuh,” sebut Samhati.
Ia juga mengatakan sesuai dengan amanat Undang undang Dasar 1945 dan Undang undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2023, pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan, membangun watak dan peradaban bangsa.
“Pendidikan adalah proses menumbukkembangkan potensi manusia sehingga menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur bertanggungjawab, demokratis dan kepribadian utama lainnya,” kata Samhati.
Sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto sebutnya lebih jauh.Pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun sumberdaya manusia Indonesia yang unggul,kuat dan tangguh untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju,makmur dan bermartabat.

“Berdasarkan landasa itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menerapkan pendekatkan pembelajaran mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional,” sebutnya.
Ada lima kebijakan strategis yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk melaksanakan pembelajaran mendalam.
Pertama, program pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan dan Digitalisasi pembelajaran sebagai salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.
Kedua,pemenuhan kualifikasi serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru.Kunci keberhasilan pendidikan terletak pada guru sebagai tauladan sebagai agen pembelajaran dan peradaban.
Ketiga, Pembelajaran mendalam juga perlu diintergrasikan dengan penguatan karakter melalui penciptaan budaya dan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, baik fisik,sosial,spritual.
Keempat, meningkatkan kualitas pembelajaran dan capaian pendidikan melalui gerakan literasi dan numerasi, Sain Teknologi Enjinering dan Matematika (STEM) serta Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Kelima, bagai mana memberikan kesempatan pendidikan yang luas dengan layanan pendidikan yang murah,mudah dan fleksibel.
“Lima kebijakan strategis yang telah ditetapkan Kementerian Dasar dan Menengah adalah dalam upaya menjadikan pendidikan nasional bermutu dan dapat terwujud dengan ditopang oleh Pola pikir yang maju, mental yang kuat dan misi yang lurus serta iklas,” ujar Samhati mengakhiri manatnya.
Ibu Samhati,S.Pd diketahui Beliau ini aktif mewakili sekolah dalam berbagai kegiatan, termasuk menerima kunjungan instansi lain dan memberikan informasi terkait kebijakan sekolah.
Diketahui bahwa Kepala SMA Negeri 8 Ibu Hj. Sulismayati, S.Si., M.Si. bersam 20 orang guru sedang mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kantor Gubernur Riau.(dy).




