Wacana PTM Terbatas Pada Juli, SMPN3 Pekanbaru Sikapi Dengan Serius

  • Whatsapp
Tempat cucci tangan di gerbang sekolah

Ojenews.com Pekanbaru Riau
Negeri Smart City Madani,-Kecanggihan teknologi belum mampu gantikan pembelajaran tatap muka, maka dari itu pemerintah mewacanakan pembelajaran tatap muka terbatas pada bulan Juli mendatang.Namun dibalik semua itu, keselamatan siswa dan guru adalah diatas segala galanya.keselamatan siswa dan guru hanya bisa dijamin jika pembelajaran tatap muka mematuhi dengan sungguh sungguh perintah Presiden Joko Widodo, pembelajaran tatap muka harus dijalankan dengan ekstra hati hati dan belajar tatap muka ini dilakukan dengan terbatas.

Ada 5 perintah Presiden Joko Widodo jika belajar tatapmuka dilaksanakan yakni
1.pembelajaran tatap muka hanya boleh dilakukan 25 persen dari total jumlah siswa
2.Belajar tatap muka tidak boleh dilakukan lebih dari 2 hari dalam sepekan
3.Belajar tatap muka setiap hari tidak lebih dari 2 jam
4.Opsi mendidik anak disekolah ditentukan orangtua
5.Semua guru sudah selesai divaksinasi sebelum dimulainya pembelajaran tatap muka.

Sehubungan dengan perihal tersebut, Kepala SMP Negeri 3 Pekanbaru Hj.Rosmawati,M.Si mengatakan bahwa untuk menyambut wacana sekolah tatap muka terbatas itu pihaknya telah mempersiapkan berbagai hal yang akan dipersyaratkan untuk pelaksanaan tatap muka terbatas itu.

“Kita warga SMPN Negeri 3 siap melaksanakan 5 perintah pak Presiden dan berbagai hal yang dibutuhkan untuk memulai belajar tatap muka terbatas sudah kita persiapkan mulai dari pembagian ruang kelas hingga tersediaan tempat mencuci tangan berserta sabunnya,” kata Hj.Rosmawati.

Dikatakan, pihaknya juga telah mempersiapkan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk pembelajaran tatap muka terbatas pada bulan Juli mendatang dan termasuk melakukan penataan lingkungan sekolah agar tetap bersih, asri dan memberikan kenyamanan.

“Selain mempersiapkan ruang kelas untuk belajar kita juga melakukan pembenahan lingkungan sekolah agar tetap sehat bersih dan nyaman.Kita sudah tempatkan cuci tangan lengkap dengan sabunnya dibeberapa titik agar para peserta didik kita dapat dengan mudah mencuci tangan dan semoga dengan demikian pembelajaran tatap muka terbatas dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan,”urainya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *