Prospek Usaha Ikan Salai di Desa Sukarjo Mesim

Ojenews.com Rupat Bengkalis Riau,-Salah satu Desa di Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis yang terletak di Jalan Utama menuju Objek Wisata Pantai memberikan peluang dalam mengembangkan usaha ikan salai yang nantinya dapat menjadi oleh-oleh atau buah tangan bagi wisatawan lokal dan manca negara yang mengunjungi objek wisata pantai Ketapang di Desa Sungai Cingam, pantai Makeruh di Desa Makeruh dan pantai Lepin di Kecamatan Rupat Utara.

Pulau Rupat dengan objek wisata pantai telah dijadikan pengembangan kepariwisataan dari Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Untuk menambah daya tarik wisatawan berkunjung di pulau Rupat, baru-baru ini dari tanggal 7 sampai dengan 9 Juli 2023 telah dilaksanakan Rupat Festival Culture Paradise yang merupakan ajang penampilan berbagai budaya dan pameran produksi masyarakat lokal yang diadakan di pantai lepin Kecamatan Rupat utara, acara tersebut kerja sama Pemerintah Provinsi Riau dan Kabupaten Bengkalis.

Kalau berbicara objek wisata biasanya akan memberikan multi efek bagi pengembangan usaha sektor lainnya dan juga membeei peluang masyarakat dalam berusaha,salah satunya menawarkan produk sebagai oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung nantinya.

Di Desa Sukarjo Mesim terdapat Usaha industri Rumah tangga yakni mengolah ikan untuk dijadikan Ikan Salai, namun bila dilihat usaha tersebut kurang berkembang di Desa Sukarjo Mesim, sementara memproduksi Ikan salai telah lama dilakukan, pertanyaannya dimana permasalahnya ? Pada hal ikan salai dapat dijadikan oleh-oleh khas bagi wisatawan yang berkunjung, sementara masyarakat tahu di Desa Sukarjo Mesim tempat untuk membeli ikan salai di Pulau Rupat, namun kadang-kadang stock ikan salai tidak tersedia yang membuat peminat kecewa.

Kalau dilihat dari faktor produksi misalnya bahan baku rasanya cukup tersedia, faktor modal solusinya masih dapat melakukan pinjaman pada Bundes Desa Sukarjo Mesim, faktor pemasaran jelas prospek menjanjikan dilihat dari kunjungan wisata ke Pulau Rupat.

Kalau dilihat dari sisi pengembangan Produk usaha ikan salai dengan proses produksinya yang lama dan tergantung pula pada cuaca, mungkin bisa dikembangkan bahan baku ikan yang tersedia diolah dengan kerupuk Ikan,Bakso Ikan sehingga ada aneka produk untuk ditawarkan nantinya.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi dapat dilakukan melalui membentuk kelompok home industri dengan bekerja sama dinas terkait dalam proses pembinaannya kedepan.

Desa Sukarjo Mesim sebagai pionir dalan usaha memproduksi Ikan Salai lebih berkembang kedepannya, sebab potensi dan prospek usaha tersebut menjanjikan dengan adanya daya dukung melalui objek wisata pantai di Pulau Rupat yang dari waktu kewaktu jumlah kunjungan wisatawan meningkat.

Semoga oleh-oleh Ikan salai selalu ada di Desa Sukarjo Mesim untuk dibawa pulang nantinya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *