Pemkab Rohul Bersama Yayasan Cipta Menggelar Diseminar Lokakarya Pengembangan Strategi Komunikasi

  • Whatsapp

Ojenews.com Rohul Riau,-Upaya menurun angka prevalensi angka Stunting di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Pemkab Rohul bekerjasama dengan Yayasan Cipta yang bemitra dengan Tanoto Foundation menggelar Loka Karya Diseminasi Pengembangan Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku untuk percepatan pencegahan Stunting.

Kegiatan Loka Karya Diseminasi Pengembangan Strategi Komunikasi dibuka langsung oleh Bupati Rokan Hulu H. Sukiman yang diwakili Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos M.Si, di Hotel Sapadia Pasir Pengaraian, Rabu (29/9/2021).

Turut juga hadir Sekretaris Bappeda Rohul Ari Kurnia Arnold SSTP, Kadiskes Rohul Bambang Triono, Kadis Dikpora Rohul Ibnu Ulya, Sekretaris Kominfo Rohul Zulfikri S.Sos M.Si, Kadis DKPP Rohul Barikun SP, Perwakilan Yayasan Cipta dan OPD terkait dalam penanganan Stunting.

Sekda Rohul mengatakan Penanganan pencegahan Stunting melakukan diseminasi disamping melakukan evaluasi apa yang dilakukan Pemkab Rohul selama ini termasuk capaian-capaian yang diperoleh

“Loka Karya Diseminasi ini juga sebagai evaluasi. Jadi berdasarkan data pada 2013-2017 tingkat Stunting Kabupaten Rohul mencapai 53%, tahun 2021 angka Stunting Rohul menurun menjadi 24 persen,” jelas Sekda

“Kita berharap diakhir tahun 2021 bisa menurunkan sampai 20 persen hingga 14 persen, mengingat tahun 2024 secara RPJMN angka Stunting ini ditargetkan turun diangka 14 persen,” tambahnya

Lanjut Sekda, hal-hal yang dilakukan diseminasi terhadap seluruh masyarakat dan komponen di Rohul agar memiliki tekad bersama apa yang telah di diprogramkan untuk menurun angka Stunting di Rohul

“Kita berharap melalui Loka Karya Diseminasi ini menyatukan tekad untuk menurun stunting. Ada beberapa Desa yang menjadi target pembinaan khusus nya 10 desa yang menjadi lokus stunting di Rohul,” pungkasnya

Ditempat yang sama, Distrik Officer Yayasan Cipta Muhammad Reza mengatakan Yayasan Cipta bermitra dengan Tanoto Foundation bertekad untuk membantu Kabupaten Rokan hulu dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Rohul.

“Sebenarnya angka stunting atau target itu sudah dituliskan oleh Bappeda Rohul berapa angka target yang akan kita capai sampai 2026 turun menjadi 14 Persen.

Lanjut Reza, ada beberapa Strategi-strategi yang perlu dilakukan dalam penurunan angka Stunting salah satunya dengan menyusun dokumen-dokumen strategi komunikasi perubahan perilaku

Hal ini sudah tercantum dalam pilar kedua dari Strategi Nasional (Starnas) Stunting yaitu tentang kampanye dan komunikasi perubahan perilaku untuk percepatan penanganan Stunting.

“Kita fokus di sini (Diseminasi) perubahan prilaku, Karena kalau berbicara tentang Stunting itu banyak aspek yang akan kita masuki anak kita masuk dikampanye dan perubahan perilaku itu sendiri,” jelasnya

“Kalau dalam dokumen itu memang melibatkan beberapa OPD yang terkait dengan percepatan penurunan stunting misalnya dari BKKBN. Mereka nanti akan punya program yang terintegrasi dalam satu dokumen itu dimasukin ke dalam dokumen agar menjadi panduan bagi masyarakat dan desa,” kata Reza

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *