Pembacaan Putusan Sidang Terhadap Pelaku Tindak Pidana Narkotika Ribut Paidi

Ojenews.com Dumai Riau,-Bertempat di Pengadilan Negri kelas l A Dumai Jalan Raya Bukit Datuk Lama Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Dumai Selatan.

Pembacaan putusan oleh majelis hakim.sidang dilaksanakan terbuka dan dibuka untuk umum.

Majelis hakim yang mengadili perkara tersebut yaitu
– Abdul wahab,S.H,M.H sebagai hakim ketua
– Taufik abdul hakim nenggolan,S.H sebagai hakim anggota 1.
– Relson mulyadi nababan,S.H sebagai hakim anggota 2.

Pembacaan putusan terhadap terdakwa Ribut Paidi alias Paidi dengan kasus tindak pidana narkotika.Sidang dilakukan secara online dimana terdakwa Ribut Paidi alias Paidi berada dirutan kelas ll B Dumai.

Terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya hadir langsung dipersidangan.
Dalam vonis sidang tersebut disampaikan

1.Dalam amar putusan majelis hakim menyatakan terdakwa Ribut paidi alias paidi telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana narkotika yaitu tanpa hak atau melawan hukum.menerima narkotika golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 (lima) gram.sesuai dakwaan primair penuntut umum melanggar pasal 114 ayat (2) undang undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

2.menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ribut paidi alias paidi dengan hukuman pidana penjara seumur hidup.

3.menyertakan barang bukti berupa
– 1( satu) paket narkotika jenis sabu
dengan berat 128,42 gram.
– 1( satu) tas merek zebra warna hitam
biru yang berisikan 9 paket narkotika
Jenis sabu.
– 1(satu) tas warna crem coklat yang
berisikan 8 paket narkotika jenis sabu.(pada poin 1 dan 2 yaitu total keseluruhan 17 paket dan 1 bungkus pelastik warna hijau Da guan ying mengandung narkotika jenis sabu dengan berat 17.031,45 gram yang sebagian telah dimusnahkan)
– 1(satu) tas ransel merek HP warna abu
abu.
– 1(satu) hendphone merek oppo warna
hitam.
– 1(satu) hendphone merek nokia warna
hitam.
Rampasan yang akan dimusnahkan
– 1 unit sepeda motor scoppy warna
coklat dengan nopol BM 5458 HN.
Dirampas untuk negara.

4.menetapkan agar biyaya perkara dibebenkan Negara.

Putusan tersebut sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Agung nugroho,S.H.pada saat sidang pembacaan tuntutan yang lalu.terdakwa dan kuasa hukumnya menyatakan pikir pikir dulu mohon waktu 7 hari kedepan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *