Masyarakat Desa Kepenuhan Timur Bertahan dan Tidur di Lokasi Kebun PT. AMR

Ojenews.com Rohul Riau,- Buntut dari konflik internal anggota koperasi sawit timur jaya saat ini mereka bertahan dan tidur dilokasi areal perkebunan PT . Agro Mitra Rokan (PT. AMR) yang sudah berlangsung satu minggu.

Anggota kelompok sawit timur jaya 303 dari 503 anggota melakukan aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap pengurus koperasi dan pemerintah yang tidak kunjung menuntaskan persoalan koperasi.

Dimana 303 anggota koperasi sampai saat ini sudah delapan tahun tidak mendapat keadilan dari pengurus koperasi dan tidak pernah terima gaji dari koperasi dari luas areal perkebunan kelapa sawit lebih kurang 400 haktar ” terang Arianto selaku koordinator aksi dari kelompok 303.

Bahkan masyarakat dari anggota 303 sudah 2 kali masuk kelokasi pertama pada 14 Juli 2023 dan saat ini juga melakukan aksi yang sama untuk menuntut hak para anggota yang belum dipenuhi oleh pengurus.

Jalan mediasi sudah dilakukan beberapa kali seperti di ruang rapat utama polres rokan hulu yang dipimpin oleh Wakapolres Rokan hulu,Kabag ops Rohul,kasat Intel polres ,kepala dinas perkebunan ,kepala dinas koperasi ,camat ,Kapolsek,danramil,kades kepenuhan timur ,pengurus koperasi dan perwakilan dari 303.

Kemudian dilanjutkan mediasi di kantor bupati rokan dimana inti dari hasil rapat mediasi di kantor bupati supaya pengurus koperasi membagi hasil kebun yang dikelola koperasi kepada anggota koperasi sesuai dengan jumlah yang terdaftar di SK bupati rokan hulu.

Namun sayangnya keputusan tersebut tidak diindahkan, dalam keputusan tersebut juga telah disepakati agar pengurus tidak membagikan hasil kepada 200 anggota maupun kepada 303 anggota, tetapi faknya pengurus tetap membagikan hasil kepada 200 anggota hal ini yang membuat anggota 303 melakukan aksi bertahan dan tidur di areal koperasi.” Ucap Arianto.

Kesimpulan dalam mediasi tersebut juga telah disepakati agar hasil dari koperasi dimasukkan ke rekening penampung sementara sebelum ada keputusan bersama namun hal ini juga dilanggar oleh pengurus.

Dengan kondisi seperti ini, Saya selalu koordinator dan perwakilan dari 303 agar bupati rokan hulu, dinas koperasi dan dan polres rohul untuk bisa menyelesaikan persoalan yang dialami oleh masyarakat kepenuhan timur terutama di internal koperasi.

Sebagai bentuk perjuangan kami untuk menuntut hak, makanya kami bertahan dan tidur dilokasi areal koperasi, namun sudah satu minggu berlangsung belum ada tindakan dilakukan oleh pemerintah baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten ” tutup Arianto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *