Kontribusi Sekolah Swasta Dalam Meningkatkan Sumberdaya Anak Bangsa

  • Whatsapp

Ojenews.com Pekanbaru Riau
Negeri Smart City Madani,-Sumber daya manusia merupakan aset utama dalam membangun suatu bangsa.Kualitas suatubangsa sesungguhnya bertumpu kepada peningkatan kualitas sumber daya manusianya, ini hanya akan didapati yang salah satunya melalui pendidikan.

Untuk mengoptimalkan kontribusi pendidikan tersebut,semua pihak (stakeholders) mempunyai peran yang penting termasuk pengelola pendidikan sekolah swasta.Berkenaan dengan hal tersebut dan khususnya di Kota Pekanbaru Ibu Kota Provinsi Riau sekolah swasta ini pertumbuhannya berkembang pesat.

Hingga setakad ini jumlah SMP Swasta dikota Pekanbaru Madani ini berjumlah 102 sekolah, keterangan ini di sampaikan oleh Ketua MKKS SMP Swasta Syahrul Padilah,S.Pd kepada www.ojenews.com melakukan perbincangan dengannya di ruang kantor SMP Juara Jalan Tegal Sari Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru,Senin (01/03/2021).

Sebagai mana kita ketahui, secara historis, pendidikan swasta sesungguhnya merupakan elemen utama dan pertama sebagai penggerak pendidikan di Tanah Air.Saat ini, sekolah swasta menghadapi tantangan besar dalam era sekolah gratis di Indonesia.Di tengah semakin tingginya tuntutan meningkatkan kualitas pendidikan, keberadaan sekolah swasta, sedikit banyak terabaikan.Ini terlihat dari pertumbuhan sekolah sekolah negeri yang sedemikian pesat.

“Ada banyak masalah yang dihadapi sekolah swasta dalam menggerakkan aktifitasnya agar sekolah tetap eksis dalam mencerdaskan anak bangsa.Kekurangan siswa setiap tahun ajaran baru merupakan hal yang menakutkan bagi kami sekolah swasta, karena kehadiran siswa merupakan urat nadi kehidupan sekolah swasta,”kata Syahrul.

Ia juga berharap agar kedepan pemerintah lebih memperdulikan keberadaan sekolah sekolah swasta di Kota Pekanbaru ini, yang terutama disaat saat penerimaan siswa baru.

“Kami berharap pemerintah melalui dinas pendidikan dapat lebih peduli terhadap kami sekolah sekolah swasta.Kepedulian ini berupa kebijakan untuk membatasi daya tampung sekolah negeri sesuai dengan, Permendikbud 51 Tahun 2018 menggantikan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru,”harapnya.

Sebagai mana dalam Permendikbud Nomor 51 tahun 2018 pada pasal 14 ayat 5 menyatakan dalam pelaksanaan PPDB, Sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah dilarang, menambah jumlah Rombongan Belajar, jika Rombongan Belajar yang ada telah memenuhi atau melebihi ketentuan Rombongan Belajar dalam standar nasional pendidikan dan Sekolah tidak memiliki lahan; dan/atau menambah ruang kelas baru.(dy).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *