Kades Pangkalan Indarung Diduga Ketahui Kegiatan Melanggar Hukum Pada Kawasan HPT di Desanya

Ojenews.com Kuansing Riau,-Pemberitaan terkait mantan Ketua Pemuda Desa Pangkalan Indarung yang membuat postingan Jual beli lahan HPT pada Rabu(21/09) pagi.

IN sipenjual lahan HPT di Forum Jual Beli online Facebook membeberkan beberapa data yang diduga keterkaitan Kepala Desa Pangkalan Indarung dengan aksi jual beli lahan.

Disebutkan IN kondisi hutan di Pangkalan Indarung saat ini sudah habis, banyak kegiatan-kegiatan yang melanggar hukum dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Hutan desa ini telah habis di garap oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, dijadikan ilegal loging yang berlokasi di perbatasan pangkalan indarung dan padang tarok sehingga membuat sungai yang selama ini bersih sekarang keruh dan kotor.terjadilah pencemaran lingkungan,”Bebernya.

IN juga menjelaskan bahwa banyak masyarakat yang melakukan jual beli lahan semenjak kepala desa membuat surat tanah.

“masyarakat tidak akan berbuat semena¬≤ kalau pemimpin negeri ini adil, dulu kades sering mengumumkan disetiap pengumuman kalau hutan dan sosok atau lahan pribadi tidak boleh di jual dan kenyataanya berbalik, banyak yang menjual lahan semenjak kades menandatangani surat desa,”lanjutnya.

Kepala KPH Kuansing Abriman menjelaskan, pada tahun 2014 dilakukan pembebasan lahan desa Pangkalan Indarung oleh Kementrian Lingkungan Hidup.

“Waktu Enclave pada tahun 2007 kita perjuangkan pembebasan lahan desa Pangkalan Indarung seluas 350 hektar, karna memang sebelumnya seluruh desa masuk kawasan,” jelas Abriman.

Abriman mengatakan luasan lahan yang dibebaskan hanya merupakan lahan desa bukan lahan berladang.

“Itu hanya desa ya bukan lahan pertanian,” Ujarnya.

Sementara itu Ilut kepala desa Pangkalan Indarung yang kami coba hubungi via pesan whatsapp terkait surat yang disebutkan “IN”, belum menjawab pertanyan kami hingga berita ini ter

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *