Ojenews.com Pekanbaru Riau,– Berkurban adalah ibadah menyembelih hewan ternak pada Hari Raya Idul Adha dan hari Tasyrik sebagai bentuk ketaatan dan pendekatan diri kepada Allah SWT. Inti dari ibadah ini adalah mengikhlaskan harta yang dicintai demi mencapai ketakwaan dan meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS.
Tahun ini SMA Negeri 4 Pekanbaru kembali melakukan pemotongan hewan kurban sebanyak 9 ekor sapi, demikian disampaikan kepala SMA Negeri 4 H.Sahid Suwarno melalui Wakil Kesiswaan Zulfadli sekaligus ketua panitia kurban,Kamis (28/5/2026).
“Peserta kurban berasal dari keluarga besar SMAN 4 Pekanbaru mulai dari guru, siswa dan orangtua siswa sebanyak 63 peserta. Sementara daging dibagikan kepada siswa dan warga sekitar sekolah,” ujar Sahid melalui Wakil Kesiswaan Zulfadli.
Dikatakan pelaksanaan pemotongan hewan kurban terdiri dari guru dan siswa, hal ini bertujuan mengedukasi para siswa dalam berkerjasama bergotongroyong dalam melakukan kebaikan terhadap sesama.
”Tahun ini kurban kita juga meningkat dari tahun sebelumnya dan semoga setiap tetes keringat para pekerja dihadiah Allah dengan pahala yang berlimpah. Saya atas nama sekolah ucapkan terima kasih kepada majelis guru, siswa dan orangtua yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini.
Sebagai mana diketahui bahwa simbol pengorbanan menjadi refleksi bahwa segala hal yang kita miliki pada hakikatnya adalah titipan yang sewaktu-waktu harus siap dikorbankan atau dibagikan di jalan-Nya.Acara penyembelihan hewan Kurban disekolah tersebut berjalan lancar dan aman.(dy).




