Elfreth Simamora SH MH Kecewa Atas Putusan Hakim PN Pasir Pengaraian

  • Whatsapp

Ojenews.com Rohul Riau
Negeri Seribu Suluk,- Sidang praperadilan aa “terhadap satuan narkoba polres Rokan Hulu atas dugaan kasus narkotika jenis sabu yang di ajukan oleh kuasa hukum Ridho memasuki masa putusan pada hari Senin 10 Januari 2022 di Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Rokan Hulu.

Sidang prapid tersebut di pimpin oleh Hakim Tunggal Stephen Rosano SH.
Dalam putusannya hakim Stephen Rosano menolak permohonan praperadilan yang di ajukan oleh Elfreth Simamora SH MH sebagai kuasa hukum Ridho tersebut.

Setelah mendengarkan putusan dari Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian Elfreth Simamora saat di konfirmasi awak media mengatakan bahwa ,” kita menghargai keputusan majelis hakim yang memimpin sidang praperadilan tersebut hanya saja kita kecewa atas putusan majelis hakim itu,”sebutnya.

Elfreth mengatakan dalam praperadilan tersebut ada dua poin yang kita prapid yaitu terkait penetapan tersangka terhadap saudara Ridho yang menurut kami tidak cukup alat bukti dan tidak adanya surat pemberitahuan perpanjangan penahanan terhadap keluarga Ridho.

“Dan dalam putusan penolakan majelis hakim terkait tidak adanya surat pemberitahuan perpanjangan penahanan dari pihak penyidik kekeluarga Ridho seharusnya segera di serahkan pihak penyidik kekeluarga Ridho dan pengertian segera menurut majelis hakim tidak ada aturannya,” ucap Elfreth.

Padahal di dalam putusan mahkamah konstitusi demi kepastian hukum hak asasi manusia pengertian segera itu adalah tujuh hari sebagai mana di maksud dalam putusan mahkamah konstitusi Nomor tuga Tahun Dua Ribu Tiga Belas.

“Oleh karena itu kami tidak sependapat dengan putusan majelis hakim tersebut, tapi karna tidak adanya upaya hukum terhadap praperadilan ya kita terpaksa terima saja apa putusan majelis hakim dan kita tunggu pembuktiannya di pokok perkara besok,” Tutup Elfreth.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *