Bawaslu Kota Pekanbaru Gelar Kegiatan Patroli Pengawasan Bertemakan Kawal Hak Pilih Pemilu 2024

Ojenews.com Pekanbaru Riau,-Mengacu pada Intruksi Bawaslu Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2023.Tentang Patroli Pengawasan Kawal Hak Pilih, Bawaslu Republik Indonesi menginstruksi kepada
Bawaslu Kabupaten/Kota mendirikan Posko Pengaduan Keliling Kawal Hak Pilih.

Berdasarkan perihal tersebut maka Bawaslu Kota Pekanbaru menggelar kegiatan Patroli Pengawasan Kawal Hak Pilih Pemilu 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu 12 Maret 2023 pukul 06.00 – 09.00 WIb
Dan dipusatkan di Depan Kantor Gubernur Riau Jl. Jendral Sudirman Kota Pekanbaru Riau.

Acara yang digelar di areal Car Free Day Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru itu dirangkai dengan Sosialisasi, Penyebaran Bahan Sosialisasi (Brosur) dan Senam sehat bersama serta ditutup dengan komfrensi pers bersama sejumlah media.

Kepada awak media, Komisioner Bawaslu Pekanbaru, Rizqi Abadi menjelaskan Bawaslu Kota Pekanbaru sudah melaksanakan pengawasan melekat (Waskat) pada pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih dari tanggal 12-19 Februari 2023
Pengawasan dilakukan pada 2.696 TPS yang tersebar di 15 Kecamatan dan 83 Kelurahan di Kota Pekanbaru, dengan fokus pengawasan adalah memastikan kesesuaian prosedur coklit, permasalahan coklit antara lain:
1. E-coklit sering eror
2. Pemilih sulit ditemui karena sedang bekerja
3. Data yang ada di pantarlih bukan berasal dari wilayah kerjanya (TPS lain)
4. Pantarlih yang ditugaskan tidak sesuai dengan domisili
5. Rumah dalam keadaan kosong , tetapi didepan pintu terdapat striker (penghuni telah pindah)
6. Warga meminta PKD meminta izin terlebih dahulu kepada Ketua RT setempat.

Permasalahan :
1. Ada beberapa rumah yang tidak ditempel stiker karena kehabisan stok
2. Cuaca kurang mendukung
3. PKD sulit berkoordinas dengan pantarlih
4. Terdapatnya perumahan elit yang susah di datangi karena dijaga oleh security

Pengawasan Uji Fakta/ Uji Petik
Dari hasili pengawasan Uji Fakta dimulai dari tanggal 20 februari sd 14 maret 2023 sementara sampai tanggal 12 Maret 2023 ditemukan beberapa kendala dilapangan sebagai berikut,

1. PKD kesulitan dalam melakukan pengisian NKK dan NIK karena banyaknya masyarakat yang tidak menunjukkan KK dan KTP dengan alasan sudah memperlihatkan kepada pantarlih.
2. Masih terdapat masyakarat yang sulit ditemui karena tidak berada dirumah
3. Masyakarat tidak mau membukakan pintu selama pengawasan uji petik

Berdasarkan Uji Fakta dilapangan Panwaslu Kelurahan sampai tanggal 11 Maret 2023 sampai pukul 12.40 wib Panwaslu Kelurahan di Kota Pekanbaru telah melakukan uji fakta sejumlah 13.663 dari data tersebut ditemukan:
1. Sudah dicoklit dan sudah ditempel striker sebanyak 13.556,
2. Belum dicoklit dan sudah ditempel stiker sebanyak 33,
3. Sudah dicoklit dan tidak ditempel stiker sebanyak 53 dan
4. Sudah dicoklit tetapi tidak ditemui langsung 21.
5. Pemilih disabilitas sebanyak 768
6. Pantarlih menitipkan stiker dirumah menantu (pantarlih tidak mencoklit dan tidak menempel stiker)
7. Belum dicoklit sebanyak 68
8. Salah penempatan TPS 10
9. Data belum dihapus dari DPT 2 orang dikarenakan pindah memilih

Pengawasan Kawal Hak Pilih:
Sesuai dengan Instruksi Bawaslu Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Patroli Pengawasan Kawal Hak Pilih, Bawaslu Kota Pekanbaru diintruksikan untuk melaksanakan Patroli Pengawasan Kawal Hak Pilih dan membentuk kegiatan Posko Pengaduan Kawal Hak Pilih ditempat tempat keramaian seperti rumah ibadah lembaga pendidikan, pasar traditional dan pasar modern.
Kegiatan “Patroli Pengawasan Kawal Hak Pilih” pada masa tahapan Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih pada Pemilu 2024 meliputi hal-hal sebagai berikut:
a. Selama tahapan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih dengan memastikan adanya tindak lanjut terhadap saran perbaikan atas ketidaksesuaian terhadap kinerja KPU di seluruh tingkatan dan Pantarlih;
b. Sosialisasi kepada masyarakat mengenai kesadaran akan status hak pilihnya mulai dari tahapan coklit hingga pelaksanaan pemungutan suara. Sasaran masyarakat difokuskan kepada masyarakat yang rentan dalam kerawanan hak pilih;
c. Secara langsung mendatangi pemilih rentan yang berpotensi terabaikan hak pilihnya dan berpotensi disalahgunakan hak pilihnya seperti pemilih disabilitas, masyarakat adat, masyarakat yang tidak berdomisili sesuai dengan Kartu Tanda Penduduknya, serta masyarakat yang telah meninggal dunia namun masuk dalam data atau daftar pemilih di KPU;
d. Mendirikan Posko Pengaduan Keliling Kawal Hak Pilih; dan
e. Bentuk kegiatan “Patroli Pengawasan Kawal Hak Pilih” lainnya yang disesuaikan dengan kearifan lokal dan peta kerawanan wilayah masing-masing.

Bawaslu Kota Pekanbaru melaksanakan Patroli Pengawasan Kawal Hak Pilih yang dimulai dari Apel Patroli Pengawasan Kawal Hak Pilih tanggal 27 Februari 2023 sampai dengan 14 februari 2024 di kantor Bawaslu Kota Pekanbaru dan dilanjutkan dengan kegiatan mendirikan Posko Pengaduan Keliling Kawal Hak Pilih pada tanggal 12 Maret 2023 diacara Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Jendral Sudirman yang selanjutnya diikuti oleh 15 Kecamatan dan 83 Kelurahan Se Kota Pekanbaru membuat acara yang serupa di pusat keramaian seperti tempat ibadah, tempat pendidikan, pasar traditional dan pasar modern.

Dijelaskan Rizqi Abadi terkait pemilih diperbatasan yang berbatasan langsung dengan Kota Pekanbaru di Coklit oleh Pantarlih yang memegang data pemilih.
“Seperti halnya di Kecamatan Bukit Raya Kelurahan Air Dingin yang berbatasan dengan Desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu, Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tuah Madin Yang berbatasan dengan Desa Kubang Jaya dan Kelurahan Sialang Munggu Kecamatan Tuah Madani Kecamatan Tambang di Coklit oleh Pantarlih yang berasal dari Kota Pekanbaru,”kata Rizqi.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Alnofrizal, sangat mengapresiasi kegiatan patroli pengawasan yang dilaksanakan Bawaslu Kota Pekanbaru.

“Kita memberikan aptesiasi atas kegiatan yang dilakukan Bawaslu Pekanbaru ini dan ini merupakan sesuatu yang baik dan juga Sebagai pengawas pemilu yang sudah diberikan amanat, maka kita harus memaksimalkan peran kita untuk memastikan Pemilu berjalan sebagaimana mestinya,” tutup ketua Bawaslu Riau.(dy).

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *