Sukses Gelar MPTB Tahun Buku 2020, Pengurus BUMDes Kumu Jaya Bersama Bertekad Terus Gali Potensi Usaha Baru.

  • Whatsapp

Ojenews.com Rohul Riau,- Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kumu Jaya Bersama, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, menggelar Musyawarah Pertanggung jawaban Tahunan BUMDes, di halaman kantor Desa Rambah, Rabu Sore (10/02/2021).

Musyawarah pertanggungjawaban ini, sebagai wujud tanggung jawab dari pengelola BUMDes dalam menjalankan usahanya pada tahun buku 2020, dan melalui pelaporan ini setidaknya memberikan gambaran perjalanan pengelolaan BUMDes Kumu Jaya Bersama dalam mengembangkan usaha-usaha serta sebagai bahan evaluasi dalam membuat kegiatan di tahun berikutnya.

Kegiatan MPTB ini dihadiri langsung Camat Rambah Hilir Adi Irwan, Kadis DPMPD Margono , Kapolsek Rambah Hilir Budi Ikhsani SH , Babinsa Sahbuki, Kades Rambah Adi Saputra, , Sekdes, Ketua BPD Edisar, Ketua LPMD Metriade, Humas PT ISB Malinton H, P,  TP PKK Sriwulandari, Ass Korkab Silfi Hidayati, Kabid PUEM Agniah Hikmi s sos, Staf Fasilitator  Ika Irmaniaty, Dirut BUMDesa Karmila, Dana Sosial Kicah, PC Suku Asri R, tokoh masyarakat, tokoh agama, para Kadus, para RT/RW,para Kaur desa, dan beberapa orang anggota BUMDes Kumu Jaya Bersama.

Pengurus sengaja membatasi jumlah undangan karena harus menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19 ini.

Dalam musyawarah Pertanggung jawaban  BUMDes Kumu Jaya Bersama tahun buku 2020 Kepala Desa Rambah Adi Saputra menyampaikan, Badan Usaha Milik Desa ( BUMDesa) Kumu Jaya Bersama di dirikan pada tanggal 27 Pebruari 2015 .

Adapun jenis Usaha  BUMDesa Kumu Jaya Bersama saat ini yaitu; 1) Unit Usaha Simpan pinjam (dana awal berjumlah 500 juta dari propinsi pada tahun 2011). yang kedua Unit Usaha Distributor beras ( dana berasal dari ADD desa  sebesar 100 juta rupiah pada tahun 2018). ketiga yaitu Unit Usaha Mandiri Link(dana berasal dari  Bantuan Keuangan Propinsi berjumlah 50 juta  pada tahun 2019). Keampat Unit Usaha Kredit Barang (dana berasal dari Bantuan Keuangan Propinsi berjumlah sekitar 60 juta pada tahun 2019).

Tambahan dana yang telah diterima oleh BUMDesa; 1) ADD tahun 2018 sebesar 100 juta. Yang kedua Bantuan Keuangan Propinsi ( Bankeu) tahun 2019 sebesar 145 juta rupiah. Kemudian yang ketiga Bantuan Keuangan Propinsi (Bankeu) tahun 2020 sebesar 45 juta rupiah.

Adapun rencana kegiatan untuk tahun 2021 Insyaallah kita akan membuka Unit Usaha Baru dengan dana Bankeu.

Rincian SHU  BUMDesa Kumu Jaya Bersama sebagai berikut _ Akumulasi Laba tahun 2020  Rp . 40.100.000. dengan rinciannya; 1) APBDes Rp. 4.0.10.000. kedua cadangan modal Rp.16.040.000. ketiga Bonus pelaku Rp. 4. 412.000. keempat Door prize & MDPT Rp 10.020.099. kelima Dana Sosial Rp. 4.010.000. yang keenam Diklat / Pelatihan Rp. 1.600.000.

Kemudian pada tahun kemaren kita sudah bekerja sama dengan PT. ISB berupa kebun desa, mungkin tahun depan kita sudah bisa panen, katanya dihadapan musyawarah.kemudian kita serahkan kebun desa ke BUM Desa agar lebih cepat maju, kata Adi Saputra.

Pada kesempatan tersebut, Camat Rambah Hilir Adi Irwan  menyampaikan apresiasi dan berharap BUMDes Kumu Jaya Bersama kedepannya lebih maju dan berkembang lagi. BUMDes Kumu Jaya Bersama kata Camat, adalah harus bisa menjadi salah satu BUMDes terbaik di Kecamatan Rambah Hilir.

“BUMDes Kumu Jaya Bersama ini harus menjadi salah satu yang terbaik di Kecamatan Rambah Hilir. Kita harus tiru beberapa Bundesa di kecamatan Rambah Hilir, ada tiga desa yang sudah mencapai 350 juta pertahun Keberhasilan pengelola dalam menjalankan usahanya tentu karena dukungan semua pihak, terutama Pemdes, BPD serta masyarakatnya sendiri. Kedepan harus tetap solid, sehingga kemajuan BUMDes dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai,” terang Camat.

Sementara Kadis  DPMPD Rohul Margono mengatakan, bahwa demi memajukan BUMDes dirinya akan terus mendukung sepenuhnya kegiatan usaha BUMDes. Karenanya menurut Margono, selain membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan, BUMDes telah membantu perekonomian masyarakat melalui mikro ekonomi desa K. Biro Rohul Ratri: melalui simpan pinjam, kredit bantuan modal usaha dan lain lain sebagainya.

“Selain itu, hasil laba BUMDes setiap tahunnya memberikan kontribusi bagi pemerintahan desa. Secara umum BUMDes telah berperan sebagai ekonomi mikro di desa dengan mengembangkan program program untuk kepentingan masyarakat banyak. Kami dari pemerintah Kabupaten Rokan Hulu tentu akan terus dukung BUMDes ini untuk kemajuan ekonomi masyarakat,” ungkap Kadis DPMPD.(rat).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *