Ojenews.com Bengkalis Riau,- Unit Computed Radiography (CR) di radiologi (mesin Rontgen) Rumah Sakit Umum Daerah Bengkalis sudah sebulan rusak. Informasi rusaknya mesin X-ray (Rontgen) disampaikan salah seorang keluarga pasien saat anaknya yang sakit usus buntu mau dirontgen sebelum dilakukan tindakan operasi.
“Kata seorang tim medis mesin Rontgen-nya sudah sebulan rusak,” kata orang tua pasien melalui telepon seluler pada Senin (5/1/2026) sekira pukul 11.49 WIB, dan meminta namanya tidak ditulis.
Berhubung mesin X-ray rusak, tim medis RSUD Bengkalis tak kehilangan akal untuk mengetahui kondisi usus buntu pasien sebelum menjalani operasi. Pasien yang masih duduk dibangku SMK itu, dibawah keruangan Ultrasonografi (USG) untuk di USG. Namun hasil rekaman alat vital untuk memantau perkembangan janin ibu hamil itu kurang bagus.
“Akhirnya anakku di USG, tapi hasilnya kabur,” ujarnya.
Direktur RSUD Bengkalis dr Azahari Effendi melalui Kepala Bidang (Kabid) Keperawatan Tino Suhendro ketika dikonfirmasi pada Senin (5/1/2026) sekira pukul 11.58 WIB, membenarkan alat Rontgen (X-ray) tersebut rusak dan dalam proses perbaikan dari teknisi distributor alat.
“Waalaikum slm sdg proses perbaikan krn alat tsb teknisi nya tdk ad di bks (Bengkalis) pak, teknisi hrs dr perusahaan alat,” kata Tino melalui pesan WhatsApp.
Namun Tino Suhendro tidak membalas saat ditanya tentang merk alat Rontgen tersebut. Kendati demikian, Tino menginformasikan beberapa jam kemudian bahwa perbaikan alat Rontgen sudah selesai dan alat tersebut sudah kembali berfungsi.
“Sebagai informasi unit CR di radiologi sdh aman ya.. pelayanan Rontgen sudah bisa berjalan kembali,” ujarnya beberapa jam kemudian.
Sebagai informasi, Computed Radiography (Radiografi Terkomputasi) yang biasa disingkat CR merupakan sebuah teknologi digital yang mengubah gambar sinar-X analog menjadi data digital, menggantikan film konvensional dengan lempengan pencitraan (Imaging Plate/IP) yang bisa dibaca oleh CR reader untuk ditampilkan di komputer, memungkinkan penyimpanan, pengolahan, dan pengiriman gambar lebih mudah dan cepat tanpa kamar gelap kimiawi. (Rudi).





