SEMANGAT dan TETAP OPTIMIS

Oleh : Drs.Sofyan,M.Si Dosen Tetap STIE Mahaputra Riau

ADA kebiasaan mengucapkan selamat beraktivitas dan senantiasa sukses untuk sahabat,teman dan rekan kerja merupakan ungkapan harapan agar senantiasa bersemangat untuk melaksanakan apupun aktivitas yang dilakukan setiap harinya.Menjalani kehidupan dan memenuhi kebutuhan diperlukan dorongan semangat dengan harapan senantiasa optimis melakukan aktivitas kerja bukan sebaliknya bersikap Pesimis.

Pentingan senantiasa optimis tidak terlepas dari perkembangan dan perubahan yang senantiasa terjadi dilingkungan yang perlu dicari solusi agar aktivitas kerja tetap dapat diraih sesuai harapan, dalam perspektif perubahan hendaklah tetap optimis yakni senantiasa merasa nyaman dan ketidak nyamanan yang mengandung makna tetap mampu menyikapi perubahan dan bersemangat dalam melakukan aktifivitas persoalan apakah nantinya berhasil atau mengalami kegagalan menjadi tantangan tersendiri yang perlu dicari kiat untuk mengatasinya.

Memiliki semangat akan dapat memperkuat sikap optimis dalam beraktivitas, sebab semangat menjadi daya dorong untuk optimis dalam beraktivitas.
Dalam kaitan dengan perlukan bersikap optimis teringat kutipan pendapat dari Safarina (2016) yang mengatakan bahwa ” Optimisme merupakan suatu Keyakinan tentang segala yang terjadi saat ini merupakan hal baik yang akan memberikan harapan dimasa depan sesuai dengan yang kita inginkan” Dengan demikian dapat dimaknai bahwa optimisme menjadi pemicu semangat agar dapat meraih sesuatu yang diinginkan.

Disamping kita senantiasa berdoa dalam memulai aktivitas yang dikerjakan.
Kepentingan tetap optimis dimaksudkan untuk menghindari sikap atau kebiasaan berkeluh kesah terhadap hal yang dihadapi, sementara tindakan untuk melakukannya belum dimulai, maka keluh kesah tidak dapat menyelesaikan masalah,lebih baik apapun aktivitas senantiasa optimis nantinya akan berhasil.

Maka menurut Murdoko dan Prasetyo (2005) mengatakan ” Ciri-ciri orang yang memiliki Optimisme 1).Memiliki Visi pribadi dalam hidup,2).Bertindak secara Kongrit,3).Berpikir secara realistis,4).Menjalin hubungan Sosial,5). Berpikir Proakrif dan 6).Berani melakukan Trial and Error”. Dengan demikian untuk menghadapi perkembangan dan tantangan akibat perubahan bagaimanapun lalu optimis dan senantiasa bersemangat dengan harapan kesuksesan nantinya berhasil diraih.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *