Penyerahan Santunan Anak Yatim SDN 80 Dihadiri Wawako Ayat Cahyadi dan Kadisdik Pekanbaru DR.H.Ismardi Ilyas

Foto bersama kadisdik DR.Ismardi Ilyas

Ojenews.com Pekanbaru Riau
Negeri Smart City Madani,-Sekolah Dasar (SD) Negeri 80 yang beralamatkan di Jalan Sail Nomor 78 Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru Riau, menggelar acara penyantunan anak yatim, kegiatan sosial di bulan Ramadhan ini dihadiri oleh Wakil Walikota Pekanbaru H.Ayat Cahyadi,S.Si dan Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru DR.H.Ismardi Iliyas,M.Ag.Selain Wawako dan Kadisdik nampak hadir Kepala SD Negeri 80 Pekanbaru Hj.Basariyah T,S.Pd,Komite sekolah para majelis guru serta orang tua Peserta Didik sekolah tersebut,Sabtu (23/4/2022).

Dalam sambutannya Kepala SD Negeri 80 Pekanbaru Hj.Basariyah T.S.Pd menjelaskan bahwa kegiatan penyantunan anak yatim tersebut Bertemakan “Ramadhan Berkah Dengan Sedekah Rezeki Bertambah” tema ini sengaja disiapkan agar dapat memotifasi para warga sekolah serta walimurid untuk berdonasi di acara penyantunan anak yatim sekolah tersebut.

(Foto bersama siswa pemilik tabungan infak terbanyak)

“Acara santunan anak yatim tahun ini menjadi momen yang sangat berarti bagi warga sekolah kita ini, dimana Wakil Walikota Pekanbaru H.Ayat Cahyadi,S.SI dan Kepala Dinas Pendidikan Kota pekanbaru DR.H.Ismardi Iliyas,M.Ag disela sela kesibukan mereka masih menyempatkan diri berhadir diacara kita ini. Untuk semuanya itu saya mengucapkan terimakasih kepada bapak berdua,”ucapnya dihadapan hadirin.

Hj.Basariyah T.S.Pd menyebutkan bahwa sumber dana santunan untuk 26 orang siswa yatim itu bersumber dari infak dan sedekah para majelis guru, orang tua peserta didik Kepala Sekolah SD Negeri 80 yang dikumpulkan oleh panitia secara berkala dan dibagikan kepada 26 siswa yatim sekolah tersebut.

“Dana bantuan bersumber dari warga sekolah, yakni majelis guru, kepala sekolah dan orangtua.Dasar bantuan ini berupa rasa kepedulian dan iklas dalam berbagi,”kata Hj.Basariya.

Ia berharap melalui momen sosial di bulan Ramadhan ini dapat menjadikan pembelajaran akhlak bagi peserta didik dan dapat meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama.

“Kami berharap momen berbagi ini dapat menjadi suplemen pembentukan karakter para peserta didik, dan menjadi ibadah bagi kita semua,”harap Kepala SD Negeri 80 Hj.Basariyah T.S.Pd.

(Wawako serahkan santunan pada anak yatim)

Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru DR.H.Ismardi Iliyas,M.Ag dalam sambutannya menyatakan rasa bangga nya atas kegiatan sosial yang ditaja SD Negeri 80 itu.Karena melalui kegiatan serupa dapat mempercepat pembentukan karakter para peserta didik, pembentukan karakter harus dimulai dari usia dini agar melekat di dalam hati dan pikiran para peserta didik.

Dikatakan Kadisdik DR.Ismardi, Sekolah berkualitas tidak dapat dinilai dari jumlah siswa pintar disekolah tersebut, akan tetapi berapa banyak sekolah itu melahirkan para peserta didik yang memiliki ketakwaan dan berahklakulkarimah.

“Penting melakukan pembentukan karakter anak dari usia dini karena generasi pelajar yang berkarakter mampu menjalankan status sebagai pelajar dengan baik.Untuk pembentukan karaktern ini hendaknya sekolah selalu melakukan kegiatan kegiatan sosial dan kegiatan ini dapat sebagai pemicu percepatan pembentukan karakter,”sebut Kadisdik Ismardi.

Kadisdik Pekanbaru DR.H.Ismardi Iliyas,M.Ag menyebutkan bahwa tujuan pendidikan adalah melahirkan generasi pelajar yang berkualitas dan berahklakulkarimah.

“Jadi jika anak anak kita tidak mendapat juara dikelas jangan kita cemaskan karena kepintaran dan menjadi juara bukan mutlak harus diraih dalam pendidikan.Akan tetapi jika anak anak kita tidak memiliki ahklak dan tidak bertakwa ini baru boleh kita cemaskan.Generasi yang berkualitas itu adalah generasi yang memiliki ahklak dan berkarakter,”kata DR.H.Ismardi.

Kadisdik Ismardi Ilyas serahkan santunan pada anak yatim

Dipengujungan sambutannya Kadis Ismardi minta agar komunikasi dua arah antara sekolah dan orang tua harus tetap terjalin agar tujuan pendidikan dapat tercapai.

“Menjadikan Peserta Didik yang berkualitas tidak dapat dilakukan hanya oleh sekolah, namun kepedulian orang tua juga harus menjadi bagian dari pembentukan karakter anak.Sejalan dan seirama antara sekolah dan orang tua harus tetap dijalin agar menjadikan generasi pelajar yang berkualitas dapat segera tercapai,”harapnya.

Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru H.Ayat Cahyadi,S.Si dalam kesempatan arahannya menyatakan kebanggaannya atas berbagai program yang mengarah kepada pembentukan karakter di SD Negeri 80 itu. Menurut Wawako Ayat Cahyadi,program tabungan infak menjadi nilai tambah dalam pendidikan disekolah.Disekolah guru tidak hanya mengisi otak peserta didik dengan pelajaran Matematika,IPA,Bahasa dan sebagainya, tapi membentuk kepribadian yang memiliki akhlakulkarimah menjadi tujuan utama pendidikan.

(Kepsek Hj.Basariyah serahkan santunan pada anak yatim)

“Disekolah tidak lagi hanya mengajarkan anak tentang angka angka dan menulis serta berbahasa, namun lebih dari itu sekolah harus membentuk peserta didik menjadi siswa yang memiliki kepribadian yang baik serta berakhlak dan berkarakter.Inilah yang disebut dengan generasi pelajar yang berkualitas,”ujar Wawako Ayat Cahyadi.

Beliau ini juga menyatakan kegembiraannya atas giat penyantunan anak yatim yang digelar SD Negeri 80 itu.Dimana melalui program sosial tersebut akan mampu menuntun serta membentu kepribadian kepribadian yang luhur dalam diri siswa.

“Giat santunan anak yatim ini suatu pembelajaran bagi anak dan kita semua, karen didalamnya terkandung nilai nilai kepedulian antar sesama dan ini perlu dimiliki oleh masyarakat Kota Pekanbaru yang berstatuskan Kota Madani,”sebut Wawako Ayat Cahyadi.

Dipengujungan sambutannya,Wakil Walikota Ayat Cahyadi berharap gerakan tabungan infak disekolah dan giat giat sosial lainnya harus terus digalakkan dan dijadikan agenda rutinitas.Karena melalui giat sosial yang berkesinambungan akan dapat mempercepat pembentukan karakter dan melahirkan generasi pelajar yang berkualitas,”tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.