Memaknai Etika dalam tatanan sosial kemasyarakatan.

Teringat ungkapan “Pergi Memberi Kabar dan pulang memberi Berita” dalam perspekrif kehidupan sosial di masyarakat memberikan pemahaman perlunya saling menghormati dalam tata hubungan kekerabatan, khususnya kepada orang yang kita hormati atau antara yang orang muda dengan yang orang tua atau tokoh yang ada lingkungan sosial dan hal tersebut merupakan bahagian dari aspek sosial budaya dilingkungan masyarakat,hal tersebut menunjukan adanya rasa menghormati orang yang lebih tua sebagai perwujudan nilai-nilai ada yang masih berlaku sampai saat ini.

Saling menghormati dan menghargai satu sama lain menunjukkan suatu sikap sopan santun dari orang yang lebih muda kepada orang yang lebih tua.memang begitulah nilai-nilai yang berlalu ditengah kehidupan masyarakat.

Dalam lingkungan sosial masyarakat memperhatian etika dalam tata pergaulan perlu diperhatikan agar dapat terwujud interaksi berlangsung baik dan penuh rasa kekeluargaan diantara pihak yang saling berinteraksi nantinya.

Menurut Bertens dalam buku Etika (2007 ; 22) mengatakan “Ada dua pengertian etika sebagai praktis dan sebagai refleksi.Sebagai praktis etika berarni nilai-nilai dan norma-norma yang baik yang dipraktekan atau justru tidak dipraktekan walaupun seharusnya dipraktekan.etika praktis sama artinya dengan moral atau moralitas yaitu apa yang harus dilakukan,tidak boleh dilakukan,pantas dilakukan dan sebagainya,Etika sebagai Refleksi adalah pemikiran moral”

Dari dua pandangan etika diatas memberikan gambaran bahwa etika mengandung nilai-nilai moral tentang hal-hal yang boleh dilakukan dan mengatur dalam berbagai aspek kehidupan dilingkungan sosial kemasyarakatan

Dalam berintekrasi dilingkungan masyarakat perhatian atas hal tersebut dapat dilalukan melalui sopan santun,saling menghormati,saling menghargai satu sama lainnya, yang nantinya akan mencerminkan etika dalam berinteraksi, yang masing-masing memahami kepatutan dan kepantasan menyikapinya. Etika juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari yang diimplementasikan dalam bentuk adat dan adab sebagai perwujudan kehidupan sosial budaya masyarakat ataupun individu ditengah-tengah kehidupan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *