Ojenews,com. Ketapng Kalbar,- Warga Dusun Muara Kayong Desa Sungai Kelik Kecamatan Nanga Tayap Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat Resah dengan penggunaan setrum untuk menangkap ikan di sungai Pawan oleh rekan nelayan mereka,Rabu (03/08/2022).
Saat dikonfirmasi terkait perihal tersebut dengan beberapa nelayan tradisional yang salah satunya Sunardi (36) yang ada di Muara Kayong mengatakan.
” sa’at ini mereka cukup merasa resah dengan ulah para pengguna setrum ikan yang semakin membabi buta,”sebutnya.
Dikatakannya, “Hampir setiap teluk dan tanjung bahkan lubuk serta sampai ke danau tak jarang selalu di jumpai penggunaan setrum ikan
Ini membuat pencari ikan dengan cara tradisional kesulitan untuk mendapatkan tangkapan nya,” pungkas Junaedi salah satu nelayan tradisional.
Sehubungan dengan hal tersebut dan menurut salah seorang tokoh masyarakat Saipuri yang sempat dikonfirmasi di warung KOPI ANGIN Jalan Tepi Pawan RT 18 RW 04 Desa Sungai Kelik , menurut impo yang di dapat nya lebih dari 30 unit setrum ikan impor yang beroperasi di kampung nya.
” ini sungguh memprihatinkan untuk nasib nelayan tradisional, “tuturnya
Dari laporan masyarakat tersebut dan hasil penelusuran awak media ojenews, com di dusun Muara Kayong menemukan berapa nelayan sedang mengunakan alat penyetrum ikan sungai Pawan.
Nelayan tradisional berharap agar pihak yang berwenang untuk segera tanggap terhadap masalah yang dihadapi oleh nelayan tradisional ini karena bila di biarkan ini sungguh tidak adil bagi mereka dan tidak baik pula untuk masa depan ekosistem alam yang menjadi tempat bergantung nya hidup 50% masyarakat tepian sungai Pawan.





