KATA SAMBUTAN KETUA POGI RIAU 2025-2028
Bismillahirrohmanirohim
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Yang Terhomat :
– Bapak GUBERNUR RIAU yang di wakili oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Bapak Heri Permana, S.STP, M.Si
– Bapak Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho, SE, M.M
– Bapak Wakil Walikota Pekanbaru H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch
– Ketua TP PKK Kota Pekanbaru Ibu Hj. Sulastri, S.Sos, M.H
– Ketua I TP PKK Kota Pekanbaru Ibu dr. Hj. Sari Rahmawati, Sp.OG
– Ketua Umum Pengurus Pusat POGI : – Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.O.G, Subsp. FER, MPH, FRANZCOG (Hons), FICRM beserta Ibu
– Ketua Dewan Pembina Pusat POGI – dr. Ari Kusuma, Sp.O.G, Subsp. Obginsos
– Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat POGI – DR. Dr. Surahman Hakim, Sp.OG., Subsp. Urogin Re., MPH beserta Ibu
– Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat POGI – Dr. Ulul Albab, Sp.OG
– Sekretaris Jenderal.
– Ketua IDI Wilayah Riau : dr. Marhan Efendi, MH
– Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Riau – Dr. dr. TB. Odih Rhomdani Wahid, Sp.BA., Subsp.DA(K)., MKM., FIAPS., CMMC., FISQua
– Mantan Wakil Rektor Universitas Abdurrab – Dr. dr. Syamsul Bahri, Sp.OG (sekaligus sebagai Direktur Utama PT Riau Sarana Medika).
– Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau : Mhd. Irzal, S.E., M.E
– Direktur RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau – drg. Hj. Wan Fajriatul Mamnunah, Sp.KG (M.Q.M)
– Ketua Asosiasi Rumah Sakit Swasta Seluruh Indonesia (ARSSI) Cabang Sumatera Utara – Dr. dr. Beni Satria, S.Ked., M.Kes., S.H., M.H (Juga sebagai Direktur RS Columbia Asia Medan)
– Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis dan Seminat di Provinsi Riau
– Ketua IDI Cabang se-Provinsi Riau
– Direktur RS
– Ketua Organisasi Profesi laennya seperti IBI, PPNI, PMI, IAKMI di Provinsi Riau
– Para teman Sejawat Spesialis Serta Peserta dokter umum, bidan dan para undangan yang hadir.

Sejawat dan undangan yang berbahagia, marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur ke Hadirat Allah Swt, krn berkat Innayah-Nya kita semua pada saat ini diberikan kesehatan dan kesempatan menghadiri acara pelantikan Pengurus POGI cabang Riau periode 2025-2028 dan semoga Allah SWT, senantiasa memuliakan junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW.
Saya ucapkan terimakasih atas kesempatan, Amanah dan kepercayaan yang telah diberikan pada saya sebagai Ketua POGI Riau periode 2025-2028.
Kepada Pengurus baru periode 2025-2028 ini, saya mengajak saudara semua untuk bekerjasama, bahu membahu, menjalankan organisasi POGI Riau yang sama-sama kita cintai. Komitmen, konsisten dan konsekuen yang didukung oleh komunikasi yang efektif merupakan kata kunci untuk kesuksesan. POGI merupakan organisasi profesi dokter Kandungan-Kebidanan yang senantiasa harus mengedepankan aspek kehormatan dan etika diatas segala-galanya, sehingga PAKTA INTEGRITAS menjadi aspek yg sangat penting untuk kita pegang teguh sebagai landasan utama kita menjalankan roda organisasi ini.

Saudara/saudari, kita merupakan orang terpilih mari kita buktikan bahwa kita semua, bersama-sama dan bergotong royong, mampu menjalankan organisasi ini secara profesional dan menempatkan organisasi yang kita cintai ini POGI Riau di tempat yg terhormat baik di manapun juga,serta disegani baik oleh anggota-anggotanya, profesi sejenis maupun stakeholder lainnya.
Saya meminta seluruh pengurus dan anggota POGI Riau agar bekerjasama memberi pelayanan terbaik termasuk dalam pencegahan kematian ibu dan bayi serta stunting. Kita juga diberi tanggungjawab untuk menurunkan kematian ibu dan bayi serta stunting menuju generasi emas Indonesia 2045,
Sejawat Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Provinsi Riau, kedepan situs web POGI Riau diharapkan dapat diaktifkan kembali sehingga memudahkan penyampaian informasi yang memadai dan terkini untuk seluruh anggota dan dapat terjalin komunikasi antar anggota.
Banyak masalah dan tantangan yang kita hadapi sebagai dokter khususnya dokter SpOG, disamping juga semakin banyak dan semakin kritis tuntutan dan harapan dari masyarakat dan pemerintah kepada profesi ini sehingga pada era media sosial yang semakin hari semakin marak, bidang informasi dan teknologi menjadi suatu keharusan bagi organisasi.

Selanjutnya sebagai penerus jalannya organisasi, maka kepengurusan periode ini selain meneruskan capai kegiatan organisasi terdahulu, akan memfokuskan juga pada upaya maksimal bersama pemerintah pusat dan daerah berkenaan dengan penurunan angka kematian ibu dan anak, penurunan kejadian stunting dan peningkatan capaian target KB Daerah. Maka pengurus akan menyiapkan program nyata melalui berbagai sosialisasi dan peningkatan ketrampilan kepada anggota POGI pada Kabupaten dan Kota.
POGI bukan sekadar organisasi profesi, tetapi sebuah gerakan penjaga martabat dan Kesehatan Perempuan Indonesia. Selama lebih dari tujuh dekade, anggota POGI berdiri di garis depan, dari rumah sakit besar di kota hingga puskesmas di pulau-pulau terpencil, mengusahakan setiap Perempuan Indonesia mendapatkan perawatan yang aman, bermartabat, dan berbasis ilmu.
Melalui inisiatif SPRIN – Selamatkan Perempuan Indonesia, POGI memperluas peran sebagai Gerakan penjaga martabat perempuan. SPRIN menjembatani ilmu kedokteran dengan pendekatan sosial, pendidikan, dan komunitas, sehingga pesan dan layanan kesehatan perempuan dapat menjangkau sekolah, tempat kerja, rumah ibadah, media, serta ruang-ruang publik di seluruh Indonesia.
POGI Riau juga aktif Mengembangkan kepedulian sosial serta membangun komunikasi dan kerja sama yang produktif dengan organisasi profesi lain, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Riau.
POGI Riau juga berharap dukungan semua pihak untuk Bersama-sama menjawab tantangan ini dengan berkolaborasi dengan segala sektor yang ada, baik dalam pendidikan, pengembangan profesi, maupun program pemerintah yang terkait dengan pembangunan kesehatan Perempuan di Provinsi Riau.
Saya mengucapkan apresiasi dan terimakasih tak terhingga kepada seluruh panitia dan jajaran pengurus yang sudah bahu membahu tumpus lumus dalam waktu 1 bulan demi terlaksananya acara ini.
Akhir kata, saya ingin menegaskan komitmen POGI Riau untuk meningkatkan pelayanan Kesehatan Reproduksi Wanita yang professional nan handal bagi semua, Melalui dukungan, sumber daya, dan kesempatan pengembangan profesional, kita bersama-sama akan menciptakan komunitas yang kuat, inovatif, dan berdaya saing tinggi menuju Indonesia Emas 2045.
POGI bukan hanya organisasi keilmuan. POGI adalah rumah kesejawatan.
Di rumah ini, tidak ada sejawat yang berjalan sendiri.
Keberhasilan satu adalah kebanggaan bersama.
Kesulitan satu adalah tanggung jawab kita semua.
Hari ini, tantangan profesi semakin berat: tekanan klinis, risiko hukum, dan tuntutan masyarakat yang terus meningkat. Karena itu, POGI harus hadir—bukan hanya sebagai regulator, tetapi sebagai pelindung dan penguat anggotanya.
Kesejahteraan anggota bukan pilihan.
Ia adalah syarat martabat profesi.
Dokter yang aman, akan bekerja tenang.
Dokter yang Sejahtera, akan melayani dengan hati.
Kesejawatan tanpa kesejahteraan akan rapuh.
Kesejahteraan tanpa kesejawatan akan kehilangan nilai.
Keduanya adalah satu nafas, satu tujuan.
Mari kita jaga POGI tetap kuat dalam ilmu, kokoh dalam solidaritas, dan adil dalam memperjuangkan kesejahteraan anggotanya.
Karena ketika sejawat dijaga, profesi bermartabat, dan pelayanan kepada perempuan Indonesia menjadi semakin bermutu.
Terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam POGI.
Pantun 1
Pergi ke Kota Siak membeli ikan,
Ikan tenggiri di atas sampan.
POGI Riau siap berkhidmat dan berkesan,
Kesehatan ibu dan anak yang utama dan Matan
Pantun 2 (Semangat Pelayanan POGI Riau)
Sungguh indah kain bertenun silang,
Dipakai dara di hari Raya.
POGI Riau wujudkan Riau gemilang,
Dengan pelayanan prima dan hati mulia.
Pantun 3 (Kesehatan Ibu & Bayi)
Tinggi menjulang pohon kelapa,
Tumbuh rimbun di tepi Taman Dari.
Ibu sehat, bayinya ceria,
POGI Riau berjuang penuh dedikasi






