Inginkan Transparansi Penggunaan APBDes,Sejumlah Warga Desa Batu Barat Pertanyakan Baliho APBdes

Ojenews.com Kayong Utara Kalbar,-Menginginkan tranfaransi penggunaan APBDes, sejumlah warga Desa Batubarat Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat mendatangi Kantor Desa Batu Barat guna mempertanyakan Baliho Anggaran Pendapatan Belanja Dana Desa (APBDes), yang belum terpasang, Selasa (24/5/2022) lalu.

Sebagai mana diketahui kewajiban memasang Baliho tersebut sesuai dengan aturan dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, yakni Permendagri No 113/2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, pasal 40 ayat 1, tentang Laporan Realisasi dan Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APBDesa.

Sehubungan denganperihal tersebut, salah seorang warga desa tersebut yang enggan namanya disebutkan menyebutkan bahwa sepengetahuannya baliho APBDes tahun 2022 belum dipasang.

“Stahu saya baliho tersebut belum dipasang dan tahun lalu juga,”sebutnya.

Senada dengan itu, Sekdes Desa Batu Barat Sumardi saat dikonfirmasikan terkait belum terpasangnya baliho APBDes tahun 2022 mengaku dirinya tidak tahu menahu mengenai baliho APBDes tersebut karena dirinya baru bekerja di Kantor Desa Batu Barat.

“Saya baru kerja di kantor desa, baru tiga bulan.Tidak tahu mengenai baliho APBDes nya,”ujarnya.

Disaat bersamaan dikantor desa Batu Barat salah seorang Kepala dusun Sepakat yaitu Bapak Takasim menyatakan dukungannya atas upaya pihak media www.ojenews.com melakukan konfirmasi akan Baliho APBDes Batu Barat Tahun 2022 yang belum dipasang.

“Bagus dinaikkan berita aja, saya mendukung hal teirsebut.Selaku dusun supaya ada terbukaan informasi pengelolan keuangan dana Desa Batu Barat.Jadi apa bila desa tidak berani menyampaikan kegiatan atau program yang dimuat dalam APBDes nya, akan jadi tanda tanya bagi masyarakat padahal ini untuk transparansi dalam pengunaan angaran dana desa, dimana sesuai dengan peraturan menteri dalam Negeri Republik Indonesia nomor 20 tahun 2018 tentang pengelolaan dana desa,”imbuhnya.

Kadus Takasim juga menjelaskan bahwa bagi yang belum memasang baliho APBDes nya harus ditegur lantaran itu merupakan satu bentuk pengawasan langsung, dan kalau masih ada desa yang engan memasang baliho APBDes nya dan tidak patuh terhadap undang-undang, berarti ada dugaan tidak baik dalam pengelolaan APBDes.

Sehubungan dengan perihal tersebut, Kepala Desa Batu Barat Yanto saat dihubungi melalui via telpon genggamnya mengatakan bahwa baliho APBDes Desa Batu Barat akan dipasang setelah selesai pekerjaan baru dipasangkan balihonya.

“Setelah selesai perkerjaan baru dipasang baliho APBDes, mengenai pengawasan sudah saya pasrahkan ke-BPD (Badan Pelaksana Desa) dan TPK (tim pelaksana kegiatan),”katanya.

Sementara itu Camat Simpang Hilir Kabupaten kayong Utara Kamarudin sebagai pembina kepala desa, saat dikonfirmasikan awak media melalui telepon.

“Silahkan di sampaikan ke-desa lansung aja,” sebutnya singkat

Media ini juga sempat melakukan konfirmasi kepada Ketua BPD (badan permusyawaratan Desa) Beyamin dan beliau mengatakan.

“Dalam bentuk pengawasan mengenai pembagunan saya tidak tahu tetang Rap, gimana saya mau melakukan pengawasan mengenai perkerjaan yang berlasung saat ini. Tentang perbaikan jalan di Desa Batu Barat tahun ini, itu sama TPK semua dan mengenai tanda tangan saya Hanya An aja,”imbuhnya.

Kemudian konfirmasi terkait Baliho APBDes tersebut juga dilakukan kepada Deni selaku TPK,namun kehadiran media dalam hal ini tidak mendapatkan sambutan baik dari belia.

“Tidak menyenangkan atas pemberitaan media ojenews.com yang berjudul warga batu barat keluhkan jalan lincin dan berlumpur.Kalau tidak senang dengan Desa Batu Barat silakan keluar dari desa ini,”tandasnya.basuki/jimi

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.