Dinas Pendidikan Pekanbaru Lakukan Monitoring Pelaksanaan ANBK SD

  • Whatsapp

Ojenews.com Pekanbaru Riau
Negeri Smart City Madani,-ANBK merupakan program evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.Pada tiap satuan pendidikan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas 5 yang dipilih secara acak oleh Kemdikbud.Demikian dikatakan Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pekanbaru H.Yurdani,S.Pd disela kunjungan monitoring pada sejumlah SD di Pekanbaru,Senin (22/11/2021)

SD Negeri 100 yang beralamatkan di Jalan Lili Kecamatan Sukajadi Pekanbaru ini merupakan satu diantara sekolah yang mendapatkan kunjungan H.yurdani. Atas kunjungan itu, Kepala SD Negeri 100 Masria,S.Pd mengatakan bahwa kehadiran Bapak Yurdani selaku Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru di sekolahnya merupakan sebuah kehormatan bagi dirinya dan warga sekolah.

                               (Monitoring di SDN 100 Sukajadi)

“Kita sangat merasa bersyukur atas kunjungan serta monitoring yang dilakukan pak Kabid kesekolah kita ini. Dengan kehadiran beliau, kita merasa para petugas ANBK sekolah akan lebih termotifasi dalam menjalankan tugasnya,”ujar Masria,S.Pd

Selain itu, Masria juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) disekolahnya yang digelar pada Rabu dan kamis (17-18 2021)lalu berjalan lancar dan aman.

“Pelaksanaan ANBK disekolah kita ini sudah terlaksana dengan sukses pada Rabu dan Kamis lalu tepatnya pada tanggal 17 dan 18 kemaren.Kendati ini pertama kali dilakukan namun semuanya lancar dan tiada gendala apa apa,”sebutnya.

Selepas monitoring di Sekolah Dasar (SD) Negeri 100 Kecamatan Sukajadi, H.Yurdani melanjutkan monitoringnya ke SD Negeri 36 Jalan Hangtua Kecamatan Lima Puluh Pekanbaru.Kehadiran beliau disekolah ini juga berkaitan dengan monitoring pelaksanaan ANBK.Kehadiran beliau disekolah tersebut disambut baik oleh sejumlah guru dan kepala sekolah.

Dalam keterangannya Kepala SD Negeri 36 Hj.Dewi Sasmita,S.Pd mengatakan bahwa pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) disekolahnya telah dilaksanakan dengan aman dan lancar.Para siswa yang menjadi peserta ANBK tersebut dipilih secara acak oleh panitia ANBK pusat dan semuanya siswa Kelas 5 dengan jumlah 30 orang dan dan ditambah siswa cadangan 5 orang total 35 orang siswa.

“Pelaksanaannya berjalan lancar dan aman.Semua siswa peserta ANBK hadir semuanya dan dalam pelaksanaan ANBK ini kita tetap menerapkan protokol kesehtan.Seperti yang kita liat bersama bahwa ruangan tempat ANBK telah tersedia perangkat komputer berikut dengan aktifasi dan para siswa tinggal mengakses dengan dibawah bimbingan Praptor serta diawasi oleh 2 pengawas silang dari sekolah lain,”jelas Dewi Sasmita.

Dijelaskan, pelaksanaan ANBK siekolah tersebut dibagi dalam dua sesi, sesi pertama berjumlah 15 orang siswa dan berikutnya sesi kedua 15 orang siswa. Sementara 5 siswa cadangan tetap berjaga jaga jika ada peserta yang berhalangan maka mereka sebagai penggantinya.

“Kita mendukung penuh pelaksanaan program ANBK ini, bentuk dukungan ini juga kita realisasikan melalui sosialisasi serta bimbingan di kelas secara keseluruhan dalam bentuk arahan bagai mana menganalisa soal, bagai mana memahaminya dan setelah paham dilihat jawaban yang benar dan tepat,”katanya.

                     (Monitoring ANBK di SDN 36)

Disela kunjungan dan monitoring tersebut Kabid Pengembangan Pendidikan dasar H.yurdani,S.Pd menyebutkan bahwa Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)ini merupakan program Kementerian nasional dimana pelaksanaannya telah terjadwal secara nasional. Demikian juga siswa yang menjadi peserta ANBK ini dipilih secara acak dan ditetapkan oleh panitia pusat.

Yurdani menjelaskan bahwa Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) adalah program evaluasi terhadap kualitas setiap jenjang sekolah mulai dari SD, SMP, dan SMA yang ada di Indonesia. Program ini diharapkan bisa menjadi sarana informasi yang akurat mengenai output beberapa sekolah sehingga bisa menjadi umpan balik untuk dapat ditindak lanjuti jika terdapat proses pembelajaran yang masih dibawah standar.

“ANBK ini juga sebagai acuan dan gambaran serta berfungsi sebagai pemetaan pendidikan secara nasional dan melalui pemetaan tersebut pemerintah akan dapat menentukan arah kebijakan pendidikan masing masing wilayah,”jelas Yurdani.

Yurdani juga menjelaskan, sejak digulirnya program ANBK jenjang pendidikan dasar terkhusus di Kota Pekanbaru pelaksanaannya lancar dan aman.

“Pelaksanaan ANBK secara umum di kota Pekanbaru aman dan lancar sesuai arahan yang telah ditetapkan panitia ANBK pusat. Semoga hasil program ANBK ini dapat menjadi acuan kebijakan pe,merinta melalui Kementerian Pendidikan nasional,”harap H.yurdani,S.Pd.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *