Ojenews.com Rohul Riau,- Dalam rangka memperingati Milad ke-23 Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA), Kabupaten Rokan Hulu menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan Donor Darah Serentak se-Kabupaten/Kota Provinsi Riau. Kegiatan penuh makna ini dipusatkan di Kampung Bakaran Ikan Rajo, Pasir Pengaraian, Rabu (29/10/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua IGRA Kabupaten Rokan Hulu, Nur Ainun, S.Pd, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) H. Zulkifli Syarif, S.Ag., M.Pd.I, Ketua PMI Kabupaten Rokan Hulu dr. Bambang Triono, serta para pengurus PMI, perwakilan Dinas Kesehatan Rokan Hulu, dan seluruh Guru RA se-Kabupaten Rokan Hulu.
Kegiatan Milad IGRA ke-23 tahun ini mengusung semangat kebersamaan dengan mengintegrasikan kegiatan sosial berupa donor darah serentak yang dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau. Pelaksanaan donor darah ini menjadi bukti nyata bahwa para pendidik Raudhatul Athfal tidak hanya berperan dalam dunia pendidikan anak usia dini, tetapi juga memiliki rasa empati dan kepedulian tinggi terhadap sesama.
Dalam sambutannya, Ketua PMI Kabupaten Rokan Hulu dr. Bambang Triono menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap langkah mulia IGRA yang turut mendukung gerakan kemanusiaan melalui donor darah.
“Kegiatan ini sangat luar biasa, karena para pendidik dari IGRA telah memberikan contoh nyata bahwa berbagi tidak hanya lewat ilmu, tetapi juga lewat kepedulian sosial seperti donor darah. Setetes darah yang disumbangkan hari ini bisa menyelamatkan nyawa orang lain. PMI tentu sangat berterima kasih atas partisipasi seluruh guru Raudhatul Athfal di Rokan Hulu,” ungkap dr. Bambang.
Sementara itu, Ketua IGRA Kabupaten Rokan Hulu Nur Ainun, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terselenggaranya kegiatan Milad ke-23 dengan penuh semangat kebersamaan. Ia menjelaskan bahwa selain kegiatan sosial, Milad IGRA tahun ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antaranggota dan memperkuat komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini.
“IGRA memiliki anggota sebanyak 170 orang di Rokan Hulu, semuanya adalah para pendidik yang mengabdikan diri untuk membimbing anak-anak usia 0 hingga 6 tahun di lembaga RA. Meskipun banyak tantangan, kami tetap berupaya aktif berkontribusi untuk masyarakat, salah satunya melalui donor darah ini,” ujar Nur Ainun.
Ia juga menambahkan, meskipun partisipasi donor darah mungkin tidak maksimal karena berbagai kendala kesehatan dari para anggota, semangat untuk berbuat baik tetap menjadi hal utama.
“Kami memahami bahwa kondisi kesehatan setiap ibu guru berbeda-beda, namun semangat untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini tetap tinggi. Jika pun tidak semuanya bisa mendonor, niat dan kehadiran mereka sudah menjadi bagian dari kebaikan bersama,” tambahnya.
Kegiatan Milad IGRA ke-23 ini tidak hanya diisi dengan kegiatan donor darah, tetapi juga diwarnai dengan suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan antaranggota. Para guru Raudhatul Athfal yang hadir tampak antusias, saling menyemangati, dan turut membantu pelaksanaan kegiatan hingga selesai.
Dengan penuh semangat, seluruh peserta kegiatan berharap Milad IGRA ke-23 ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan pengabdian. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa guru RA tidak hanya mengajar dengan hati, tetapi juga menebar manfaat bagi sesama.





