Bupati Rohul H.Sukiman Gelar Rapat Khusus Penanganan Covid-19 Bersama Forkompinda Secara Virtual

Ojenews.com Rohul Riau
Negeri Seribu Suluk,-Nama Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) pernah disebut Presiden Jokowi di Istana Negara sebagai Kabupaten 5 terbaik dalam penanganan Covid-19 se Indonesia.

Untuk itu, Bupati Rohul H. Sukiman berharap penanganan Covid-19 di Kabupaten Rokan Hulu seperti yang dulu, penanganan Covid-19 Rohul berjalan optimal dan masyarakat disiplin patuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

Himbauan itu disampaikan Bupati Rohul H. Sukiman kepada Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa dan Kepala Puskesmas, saat melakukan Rapat Khusus Penanganan Covid-19 secara Virtual, di Rumdis Pendopo Bupati, Rabu (30/6/2021).

Rapat Tersebut turut juga dihadiri Wakil Bupati Rohul H.Indra Gunawan, Forkompinda Rohul, Kajari Rohul Pri Wijeksono SH MH, Kapolres Rohul AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, Kemenag Rohul Syahruddin M.Sy, Ketua MDI Rohul Zulkifli M.Pdi, Wakil Ketua MUI dan Kepala OPD terkait.

Lanjut Sukiman, Ia meminta Camat dan Kepala Desa sebagai perpanjangantangan Pemerintah diwilayahnya untuk gencar menyampaikan kepada masyarakat penanganan Covid-19 ini tugas dan tanggungjawab bersama, terutama patuhi Prokes.

“Kepada seluruh unsur pimpinan Kecamatan, Kepala Desa dan semuanya bersama mari kita menyampaikan edukasi kepada Masyarakat dan ini tugas kita bersama, bukan tugas dokter saja, semuanya tanggungjawab kita bersama,” kata Bupati Sukiman.

Tambah Sukiman, perlunya menyampaikan pemaparan kepada Camat, Kades, RW hingga RT, perlunya keseriusan dan kesungguhan untuk menerapkan disiplin 3M dan 3T.

“Perlu keseriusan dan kesungguhan kita semua, terapkan disiplin Prokes dan 3M. Untuk mendisipin itu, kami harapkan Kapolsek, Camat, Kapus dan Kepala Desa untuk mengingatkan kembali masyarakat agar taat Prokes, ini semua demi kebaikan buat kelurga kita semua,” pintanya

.Sementara itu, Kapolres Rohul AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH mengatakan Polres Rohul terus berupaya dalam penanganan Covid-19, upaya preventif dilakukan dengan deteksi, terapi dan Vaksinasi.

“Disaat kasus mulai menurun, kita harapkan jangan ada kelonggaran aturan, PPKM Mikro ini upaya dalam menekan Covid-19, selain itu upaya kita melalui Vaksinasi yang gencar kita laksanakan dalam peringatan HUT Bhayangkara ke 75,” katanya.

Selain itu kata Kapolres, upaya preventif dilakukan Polres Rohul, yaitu melalui Operasi Yustisi ditingkatkan, sebagai upaya untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat untuk Prokes.

“Yustisi ditingkatkan, kita harapkan kepatuhan masyarakat bukan saat dilakukan razia, jika kita sudah turun zona orange, aturan jangan jangan kita longgarkan,” harap Kapolres.

Kemudian Kepala Diskes Rohul dr Bambang mengaku Kasus Covid-19 di Rohul bisa cenderung menurun jika kurangnya kegiatan ditengah masyarakat. Covid-19 belum usai, ia berharap kepada Camat, Kepala Desa sampai skala kecil RW dan RT tidak bisa lepas dari Prokes.

“Penekanan kita, jika tidak melaksanakan kegiatan dimasyarakat kasus ini cenderung menurun, Covid belum berakhir camat kades sampai skala kecil tingkat RT RW tidak bisa lepas dari Prokes, kunci menekan penyebaran Covid-19.

Dulu memakai masker merasa asing ditengah lingkungan, sekarang sebaliknya kalau dalam keramaian tidak pakai masker merasa aneh, masker ini seperti pakaian bagi kita, tetap memakai masker ditengah kerumunan Prokes tetap dilaksanakan,” harapnya

Dijelaskan Bambang, Rohul sempat terjadi penurunan kasus dari Mei hingga Juni. Kasus Covid-19 awal Mei ada 350 kasus, Samapi juni 125 kasus aktif.

“Jadi ada penurunan dari bulan Mei ke Juni, jadi jangan sampai kita lengah lagi,”tutupnya.(ADV/rat).

Pos terkait