BKM Desa Kubang Jaya Gelar Acara Peresmian Pelaksanaan Program Kotaku Periode II Tahun 2021

BKM Desa Kubang Jaya dalam Kegiatan OJT

Ojenews.com Kampar Riau
Desa Kubang Jaya,-Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Desa Kubang Jaya Kabupaten kampar Riau menggelar acara peresmian pelaksanaan kegiatan program Kota Tanpa kumuh (Kotaku) dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat periode II tahun 2021 di Jalan Alkhariah RT.01 RW.02 Desa Kubang Jaya,Selasa (13/7/2021).

Peresmian kegiatan yang merupakan salah satu upaya strategis pemerintah untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di perkotaan dan mendukung “Gerakan 100-0-100”, yaitu 100 persen akses air minum layak, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak itu dihadiri oleh Kepala Desa Kubang Jaya Bapak H.Tarmizi.HB, Kordinator BKM Desa Kubang Jaya Bapak Wilnadi, Bapak Kurnia sebagai manger wilayah kampar, Tim PUOR Kampar dan beberapa pendamping kegiatan.

Dalam Kesempatan sambutannya Kepala Desa Kubang Jaya H.Tarmizi.HB menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada anggota BKM Desa Kubang Jaya atas terlaksananya program Kota Tanpa kumuh (Kotaku) tahap II Tahun 2021 ini, dan ucapan terimaksih juga disampaikan kepada masyarakat atas dukungannya dalam kegiatan tersebut.

“Kami menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada unsur yang terkait dalam kegiatan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku)ini.kegiatan ini merupakan tahap yang ke-II di Desa Kubang jaya yang kita cintai ini.Kami sangat terbantu dengan kegiatan ini. Program Kotaku yang direalisasikan dengan pembangunan Drainase dan Semenisasi ini sangatlah bermanfaatbagi masyarakat Desa Kubang Jaya,”ucap Kades Tarmizi.

Beliau berharap Pelaksanaan program Kota Tanpa kumuh (Kotaku) dapat terus berjalan dan Desa Kubang Jaya selalu menjadi sasaran program tersebut dimasa masa mendatang.

“Harapan saya desa kami ini mendapatkan sasaran program setiap tahunnya dengan peningkatan angaran kegiatan, tentunya dukungan dari berbagai pihak sangatlah kami harapkan agar pekerjaan ini dapat terlaksana dengan baik,”harapnya.

Dikesempatan yang sama Kordinator Badan Keswadayaan masyarakat (BKM) Desa Kubang Jaya Bapak Wilnadi mengatakan Desa kubang Jaya ini sudah 2 kali menjadi sasaran program Kotaku, dan Kegiatan kali ini merupakan periode ke-2 dimana periode 1 dilaksanakan pada tahun 2020 lalu.Dengan bentuk kegiatan yang sama dan besaran anggaran yang sama.

“Kita sangat bersyukur desa kita Desa Kubang Jaya kembali menjadi sasaran program Kotaku, dengan demikian berbagai persoalan dalam lingkungan masyarakat tahap demi setahap akan dapat teratasi misalnya persoalan drainase dan semenisasi jalan seperti yang sedang kita resmikan pengerjaannya ini.Semua kegiatan ini tentu tidak terlepas dari dukungan semua pihak, misalnya masyarakat yang ada dilokasi kegiatan,”ujar Wilnadi.

Dijelkan Pak Wilnadi bahwa Program Kotaku tersebut tidak hanya tertuju kepada kegiatan pisik saja namun program tersebut juga dapat berupak dukungan kepada UMKM, Pengolahan Sampah dan petenakan dan tergantung dari apa yang diajukan oleh BKM setempat yang mempedomani skala kebutuhan wilayah.

“Mengacu kepada skala prioritas kebutuhan wilaya, dan khusus Desa Kubang Jaya ini, skala kebutuhan wilayahnya berupa drainase dan semenisasi maka kami dari BKM desa mengajukannya dalam bentuk kegiatan pisik berupa pembangunan drainase dan semenisasi jalan,”jelasnya.

Sebagai mana diketahui bahwa program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) merupakan salah satu upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di perkotaan.

Program Kotaku dalam pelaksanaannya menggunakan platform kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kota/kabupaten, masyarakat dan stakeholder lainya dengan memposisikan masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota sebagai pelaku utama (nakhoda).

Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Riau ini merupakan satu dianta ribuan desa sasaran program Kotaku Tanpa Kumuh (Kotaku). Implementasi pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh, dimulai dari tahap (a) pendataan; (b) perencanaan; (c) pelaksanaan, (d) pemantauan dan evaluasi dan (e) keberlanjutan.

Setiap tahapan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat (LKM/BKM), pemerintah kabupaten/kota dan pemangku kepentingan lainnya (stakeholder). Disadari bahwa kegiatan pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh berkaitan erat dengan masyarakat dan sebagai implementasi dari prinsip bahwa pembangunan yang dilakukan (termasuk pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh) tidak boleh merugikan masyarakat, maka dalam pelaksanaan Program Kotaku selalu menerapkan penapisan (pengamanan) lingkungan dan sosial (environment and social safeguard).

Pos terkait