Anggota DPRD Riau Kelmi Amri SH Gelar Reses di Desa Suka Maju

  • Whatsapp

Ojenews.com Rohul Riau

Negeri Seribu Suluk,-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau Fraksi Demokrat Kelmi Amri SH (KA),Reses di Desa Suka Maju Masa Sidang II Tahun 2021, Minggu (28/03/2021) di halaman masjid Al-Mukarramah Dusun Batang Samo Hilir.

Dalam sambutannya , Kelami Amri menyampaikan, Dalam menjemput aspirasi masyarakat atau Reses yaitu kembali ke dapil suara pemilihan ,menjumpai masyarakatnya untuk serap aspirasi yang dibutuhkan masyarakat.

Menjawab wartawa Kelmi mengatakan “Aspirasi masyarakat desa Suka Maju sangat banyak umamnya bagian infrastruktur, tapi Alahhamdulillah reses pada hari ini, dapat saya sampaikan kepada masyarakat , Sekolah SMA negeri 3 Rambah dibantu hampir 4 Millyar dari provinsi ,Diman sekolah Ini sebelumnya menumpang di gedung Dinas Perhubungan Kabupaten Rohul yang lama.”

“Maka dari itu, Alhamdulillah hasil reses pada tahun lalu , berkat koordinasi dengan dinas pendidikan ,kepala sekolah dan juga kita kawal ,pada tahun ini akan dibangun.” Tambahnya.

Di tempat yang sama Saat tanyakan Terkait PSU di 25 TPS Pada dapil II ,Kelmi Amri menjawab ” Melalui Rekan Pers saya ingin meminta sama sama, melakukan edukasi kepada masyarakat Rohul untuk tidak menyebarkan Isu tak jelas atau berita bohong.

“Pada keputusan MK itu terang benderang , dugaan yang dituduhkan pengelapan suara tidak terbukti, ada juga dipilih melalui loket ,satu orang menusuk beribu suara, itu juga tidak terbukti, kemudian adanya pemilihan di tim  juga tidak dapat di buktikan,  namun yang ada ,perlu kita luruskan yaitu di duga adanya pihak perusahaan yang berpihak kepada satu pasangan calon, dan inilah keputusan hakim untuk memutuskan melakuna PSU”

Kelmi juga mengatakan “bahwa PSU kita jamain per pelaksanaannya, sesuai dengan tahapan dari KPU, dan kami pastikan tidak ada kegiatan kampanye ,Karana pada PSU tidaka ada kampanye, kemudian kami juga menyakini , proses PSU jauh dari intervensi.

Sebagai warga negara yang baik ,dan pada saat ini tahapan pilkada, setelah di tetapkan KPU ada proses gugat dan mengugat di MK ada keputusan , keputusan itu kita jalankan ,maka dari itu saya menangapi , ini tidak hal yang luar biasa ,tapi ini hal biasa saja dalam pilkada, namu ada utusan yang mengharuskan PSU di 25 TPS, tentu kami hormati ini ,dan taat aturan di KPU dalam pelaksanaan PSU.

Nantik kita sama sama cek hasil pemilu ini apakah per atau tiadak ,dan yang paling penting adalah ,kita tidak ingin masuk ke dalam lobang yang sama ,Karana pada tahun 2009 sudah pernah di dapil II secara keseluruhan bukan hanya 25 TPS, melakukan PSU.

Untuk pada setiap pemilu kita ber Evaluasi , penyelenggara juga bereevalusi ,kita sebagai peserta juga bereevalusi, dan tidak ada kebiasaan kita untuk pengalaman itu melakukan kecurangan ,Tapi ini keputusan hakim konstitusi kami menghormati itu.

Pada pemilu legislatif 2019 ,saya juga di tuduhkan melakukan dugaan kecurangan, hingga beberapa kali dilaporkan ke Bawaslu tidak terbukti, pada saat ini PSU pada pilkada kita jaga kondusif Rohul ,apa pun hasilnya itu lh nantinya di umumkan dan KPU Rohul tidak perlu melaporkan ke mahkamah konstitusi,dan akan di tempatkan bupati terpilih.(rat/rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *