Alfred Minta PN Pasir Pengaraian Berikan Rasa Keadilan Bagi Masyarakat.

Ojenews.com Rohul Riau,-Kuasa hukum Ridho terduga kasus keterlibatan atas dugaan kasus kepemilikan narkoba di Rokan Hulu ajukan permohonan pra peradilan ( PRAPID ) di Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian.

Dalam Prapid tersebut kuasa hukum Ridho bapak Alfred Simamora SH MH mempertanyakan terkait alasan rekan rekan penyidik satuan reserse narkoba polres Rokan Hulu melakukan penahanan terhadap Ridho sebagai klaiyennya.

Karna menurut Alfred Simamora bahwa Ridho ini tidak memenuhi unsur untuk di lakukan penahanan karna tidak di temukan dua alat bukti saat di lakukan penangkapan.

“Ridho di tahan pihak satuan narkoba Polres Rokan Hulu mulai tanggal 13 November 2021 atas dugaan keterlibatan kasus kepemilikan narkoba walaupun saat di tangkap Ridho tidak memiliki barang haram tersebut,
jelas Alfred

Dikatakan Alfred, “Klayen kita di tangkap pihak satuan reserse narkoba Polres Rokan Hulu atas buntut dari pengakuan saudara Ipal terduga kasus kepemilikan narkoba yang di tangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Rohul yang mengatakan bahwa mendapatkan barang haram narkoba tersebut dari klayen kita Ridho,”jelasnya.

Dikatakannya juga bahwa terkait pengakuan tersangka Ipal yang mengatakan bahwa mendapatkan barang haram narkotika jenis sabu tersebut dari klayen kita tersebut, seharusnya rekan rekan penyidik harus membuktikannya terlebih dahulu baru melakukan penahanan terhadap Klayen kita ini.

Alfred juga mengatakan ,” misalnya bagai mana jika nanti saudara Ipal terduga kasus kepemilikan narkoba itu mengatakan bahwa mendapatkan barang haram narkoba tersebut dari saya misalnya, apakah rekan rekan penyidik polres Rohul juga akan langsung menangkap saya. tanya Alfred sambil tertawa

Alfred juga menambahkan semenjak penangkapan awal sampai saat ini Klayen kita ridho sudah di tahan kurang lebih selama 52 hari di polres Rokan hulu tampa status yang jelas.

Karna sampai saat ini kami yaitu istrinya dan juga saya sebagai kuasa hukum belum menerima surat pemberitahuan permohonan perpanjangan penahanan terhadap Klayen saya ini, padahal dalam aturannya rekan rekan penyidik satuan narkoba polres Rokan Hulu hanya punya waktu 20 hari untuk melakukan penahanan terhadap diduga tersangka pelaku kejahatan.

Kita berharap majelis hakim pengadilan negeri pasir pengaraian nantinya dapat memberikan putusan yang dapat memberikan rasa keadilan bagi kita semua dan tidak melukai rasa keadilan bagi masyarakat,”tutup Alfred.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *