Zurdianto,M.Pd: Memacu Semangat Mengajar Dimasa Pandemi

                  ( Kepala SMPN 13 Zurdianto,M.Pd )

Ojenews.com Pekanbaru Riau
Negermart City Madani,-Dunia kini tengah diguncang oleh mahluk mungil yang secara kasat mata tidak kelihatan namun penyebarannya sangat masif.Para ahli medis menyebutnya dengan covid 19 dan hingga saat ini, mahluk tersebut telah memberikan dampak dan perubahan yang sangat signifikan di segala asfek kehidupan dunia. Hampir seluruh sektor terdampak dengan kondisi ini, mulai dari geliat ekonomi, sosial, budaya, dan yang paling utama adalah dunia pendidikan.

Pendidikan merupakan salah satu sektor sentral yang merasakan dampak atas wabah ini.Hingga saat ini tercatat 156 Negara di dunia yang tengah mengubah kebijakan pendidikan yang semula menggunakan sistem belajar tatap muka berubah menjadi sistem pembelajaran jarak jauh. Indonesia pun tentunya melaksanakan hal yang sama dengan negara lain yakni mengubah pola belajar siswa dari pendidikan dasar, menengah, hingga pendidikan tinggi dengan menggunakan pembelajaran jarak jauh.

Menyikapi hal ini Kepala SMP Negeri 13 Kota Pekanbaru Zurdianto,M.Pd dalam penjelasannya menyebutkan bahwa sekolah yang dipimpinnya ini telah menyelenggarakan proses pendidikan sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam surat edaran Menteri Pendidikan Nasional Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kebijakan Pendidikan dalam masa darurat Covid-19 pelaksanaan pembelajaran menyesuaikan dengan kebijakan ini yang berisi 4 hal yakni (1) pembelajaran mandiri ditujukan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna tanpa dibebani untuk menuntaskan capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan; (2) para pelajar mesti dibekali dengan kecakapan hidup tentang pandemi Covid-19; (3) guru memberikan tugas secara bervariasi dengan mempertimbangkan perbedaan kemampuan setiap individu, dan fasilitas belajar; dan (4) pemberian umpan balik (feedback) terhadap kinerja siswa mesti secara kualitatif.

“SMP Negeri 13 telah melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan daring luring dan bahkan guru kunjung, namun dalam pelaksanaannya PJJ ini masih belum maksimal dan ini menjadi tanggungjawab kita untuk memaksimalkannya,”sebut Zurdianto.

Dikatakan,Pelajaran Jarak Jauh ini penuh dengan problema. Dimana yang mengajar dan yang diajar terhalang dengan jarak, dan penyampaian materi belajar menjadi tidak maksimal. Disinilah peran kita sebagai lider disekolah untuk mensiasati agar jangan turun motifasi baik yang diajar dan yang mengajar.

“Intinya kita harus mensiasati agar motifasi mengajar guru tetap stabil dan konsisten.Khusus untuk SMPN 13, kita gunakan senam bersama guru dan jumat berbagi sebagai suplemen pengungkil motifasi mengajar selain dari menggelar pertemuan rutinitas setiap bulannya,”jelas Zurdianto.

Dikatakan Zurdianto.Seorang guru punya banyak cara dan fariasi untuk menyelenggarakan tugasnya sebagai guru. Guru yang benar dan sejatinya guru adalah yang dapat mengajar dalam segala situasi termasuk situasi pandemi ini,”tutup Zurdianto,M.Pd.(dy)

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Zurdianto,M.Pd: Memacu Semangat Mengajar Dimasa Pandemi"