SMPN 27 Sikapi Kekurangan PBM Dengan Pemantapan Materi Esensial

Ojenews.com Pekanbaru Riau.
Negeri Smart Citi Madani,-Setelah dua mingguan siswa dirumahkan dan selama itu pula Proses Belajar Mengajar (PBM) terhenti, dan sudah barang tentu banyak materi pembelajaran yang tertinggal kendatipun selama dirumah siswa tetap diberikan tugas belajar namun tentulah banyak kelemahannya.

Guna mengantisipasi kekurangan materi belajar tersebut, Kepala SMP Neger 27 Pekanbaru Hasrida Nengleli,M.Pd sat dikonfirmasi media www.ojenewscom mengatakan, bahwa pihaknya semenjak siswa dirumahkan karen polusi udara Kota Pekanbaru sangat tidak sehat sudah mengantisipasi dengan memberikan tugas belajar dirumah dan tugas tersebut akan di efaluasi saat PBM kembali normal.

“Kita setiap kelas punya kelompok Komite kelas,yang anggotanya terdiri dari orang tua dan Guru Kelas.Tugas tugas siswa selama berada dirumah diinformasikan melalui kelompok Komite kelas dan akan dilakukan efaluasi setelah belajar kembali normal,”jelasnya.

Upaya ini sambung Hasrida Nengleli,MPd adalah untuk mengantisipasi kekurangan dan keterlambatan materi belajar, dan tugas tersebut nantinya sebagai gambaran anak belajar. Mana materi yang kurang dan lemah itulah tugas guru untuk memperjelaskan kepada anak.

“Guru nanti akan mengefaluasi tugas tugas yang dikerjakan anak dirumah, mana yang kurang dan yang esensial akan dilakukan penjelasan sampai anak dapat memahaminya,”sebutnya.

Selain itu,Hasrida Nengleli,MPd berpesan kepada 530 siswa SMP Negeri 27 agar kembali fokus belajar dan tidak adala lagi kata bermain. Fokus dengan materi materi yang esensial diberikan guru untuk menghadapi ujian nantinya.(dy).

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "SMPN 27 Sikapi Kekurangan PBM Dengan Pemantapan Materi Esensial"