SMPN 13 Pekanbaru Raih Nilai Akreditasi Tertinggi se-Riau dan Peringkat Dua Nasional

Ojenews.com Pekanbaru Riau

Negeri Smart City Madani,-Jika berbicara tentang akreditasi maka sering kali kita dihadapkan pada sejumlah pertanyaan, mengapa sekolah harus diakreditasi dan mengapa akreditasi itu penting bagi sekolah.

Pertanyaan ini terjawab sudah saat media www.ojenews.com berkunjung ke SMP Negeri 13 Pekanbaru, sekokah yang meraih nilai akreditasi tertinggi se-Riau tahun 2020 dan peringakat ke dua nasional.Sekolah ini beralamatkan di Jalan Ronggo Warsito Suka Maju kecamatan Sail Kota Pekanbaru dengan kepala sekolah Bapak Zurdianto,M.Pd beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungan itu perbincangan membahas tentang perolehan predikat nilai akreditasi sekolah tertinggi tahun 2020 se-Riau dan Zurdianto kepala SMP Negeri 13 itu membenarkan bahwa sekolah yang dipimpinnya itu meraih angka 94 dalam penilaian akreditasi.Nilai 94 itu merupakan nilai tertinggi se-Riau.

“Alhamdulillah, hasil yang kita raih ini merupakan upaya bersama tim akreditasi SMP Negeri 13 berserta seluruh warga sekolah.Tampa kerja keras dan semangat kebersamaan yang tinggi tentulah tidak akan membuahkan hasil seperti ini, untuk itu saya berterimakasih banyak kepada kawan kawan semua,”jelasnya.

Zurdianto juga menyebutkan bahwa alur dan mekanisme kerja penilaian akreditasi sekolah tahun 2020 dengan tahun tahun sebelumnya berbeda.Bahwa yang menjadi variabel utama untuk dinilai dalam akreditasi baru adalah mutu lulusan, proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah, kinerja guruyang menjadi tenaga kependidikan dalam proses pembelajaran, serta manajemen sekolah dalam menggali sumber-sumber input dan pengelolaannya dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah.

“Kompetensi tidak hanya yang berupa lingkup kognitif, namun juga mencakup lingkup psikomotor dan afektif.jadi ranah afektif mendapat perhatian khusus, karena dipenelitian menunjukkan bahwa aspek inilah yang menjadi salah satu kunci utama kesuksesan lulusan atau alumni ketika sudah terjun di tengah masyarakat,”jelas Zurdianto.

Dijelaskan Zurdianto lebih jauh, khusus untuk instrumen berbasis compliance seperti kurikulum,sistem penilaian, sarana-prasarana dan anggaran akan menjadi tahap awal pra akreditasi sebagai prasyarat untuk diakreditasi.

Sementara itu proses monitoring (dashboard), proses ini dilakukan dengan mekanisme otomatis (machine generated).Indikator kinerja sekolah yang akan masuk ke dalam sistem ini akan ditetapkan oleh BAN S/M. Evaluasi data dan informasi dilakukan melalui aplikasi dashboard monitoring yang dibuat secara menyeluruh untuk memastikan sekolah/madrasah yang masuk ke dalam sistem akan memberikan informasi tentang mutu satuan pendidikan.

“Kita tidak didatangi asesor dan mereka tidak langsung turun kesekolah akan tetapi semuanya dilakukan dsecara online,”tutup Zurdianto.(dy).

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "SMPN 13 Pekanbaru Raih Nilai Akreditasi Tertinggi se-Riau dan Peringkat Dua Nasional"