RSUD Arifin Achmad Miliki Alat Pengolah Limbah Infeksius Menjadi Non-B3

Ojenews.com Pekanbaru Riau,-Setiap hari rumah sakit menghasilkan limbah, termasuk limbah infeksius yang masuk dalam kategori bahan berbahaya dan beracun (B3).Limbah padat infeksius ini dapat berupa perban bekas tindakan medis, jarum suntik, cairan darah manusia, dan limbah operasi.

Guna mengantisipasi dampak buruk dari limbah yang setiap hari dihasilkan dari aktifitas medis rumah sakit maka, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau telah melengkapi alat pengolahan limbahnya dengan menggunakan Steril Wave.

Alat ini bekerja sangat baik dan memiliki kemampuan untuk mengolah limbah Infeksius menjadi limbah non B3.limbah medis yang berbahaya itu akan diolah menjadi butiran butiran debu dan alat ini dalam pengolahan limbah tersebut tanpa mengeluarkan asap hitam.

Sehubungan dengan perihal tersebut,Direktur RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Dr.Nuzelly Husnedi, MARS melalui Kabag Umum Erdinal mengatakan setiap hari RSUD Arifin Achmad itu menghasilkan limbah sekitar 400 kilo, dan limbah tersebut termasuk dalam kategori bahan berbahaya dan beracun (B3) seperti berita yang dilansir Riauantara.co beberapa hari lalu.

(foto net)

Dikatakannya lebih jauh, bahwa alat Steril Wave yang kini dimiliki itu punya kemampuan untuk mengolah limbah Infeksius menjadi non-B3 atau butiran debu dengan kapasitas 250 kg untuk setiap jamnya.Alat ini sudah dilakukan uji coba beberapa waktu lalu.

Limbah padat infeksius ini dapat berupa APD selama Covid 19 , perban bekas tindakan medis, jarum suntik, cairan darah manusia, dan limbah operasi dan lainnya.

Dengan dimilikinya alat pengolah limbah Infeksius itu akan dapat meminimalisir dampak kesehtan yang diakibatkan limbah tersebut.Setiap hari RSUD menghasilkan limbah 400 kg dan jika tidak ditangani dengan baik dan tepat maka akan menimbulkan masalah kesehatan.

Dijelaskan Erdinal, hasil pembakaran limbah padat yang berupa butiran butiran debu itu dapat digunkan kembali sebagai bahan bakar Inceneator Steril Wave itu sendiri sehingga dapat menghemat bahan bakarnya.

Diharapkan keberadaan alat Inceneator Steril Wave ini yang berizin dan teregistrasi dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan dapat memberikan kemudahan dan meringankan beban kita dalam mengelola limbah B3 menjadi ramah lingkungan,” harap Erdinal.(dy).)

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "RSUD Arifin Achmad Miliki Alat Pengolah Limbah Infeksius Menjadi Non-B3"