Perekaman e-KTP Belum Selesai, Mendagri Perpanjang Hingga Pertengan Tahun 2017

208239496-khkhBagansiapiapi.Riau.Ojenews.com-Menteri Dalam negeri (mendagri) kembali memberikan kelonggaran batas akhir perekaman data Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) hingga pertengahan tahun 2017 mendatang.

Terkait kelonggaran watu dan perpanjangan masa perekaman e-KTP itu, Plt Kadisdukcapil Kabupaten Rokan Hilir, Basaruddin SH menyebutkan bahwa secara resmi pihaknya belum menerima surat perpanjangan tersebut.

“Kita belum menerima surat secara resmi perpanjangan perekaman e-KTP itu. Kendatipun sudah dimuat diberbagai media,”katanya Senin (3/10/2016).

Dikatakan Basaruddin, bahwa dengan adanya kelonggaran dan kebijakan kementerian untuk memperpanjang masa perekaman e-KTP hingga pertengahan tahun mendatang pihaknya sangat bersyukur. Ini dikarnakan masih banyaknya masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP.

“Untuk Rohil saja warga yang belum melakukan perekaman sebanyak 74 ribu lebih. Jumlah ini tentunya cukup banyak dari data yang tercatat di Kemendagri sebanyak 22 juta orang yang belum melakukan perekaman e-KTP diseluruh wilayah di Indonesia, “Katanya, seperti berita yang dimuat Reslitaonline.com.

Dijelaskannya, jumlah data perekaman yang sudah dilakukan saat ini tidak sebanding. degan Artian dari 74 ribu data yang belum terekam, diperkirakan 35 persen warga rohil belum terdata perekaman. dari data kemendagri sebagian warga telah memiliki e-KTP ditambah lagi dengan data ganda, pindah domisili dan ada juga yang melakukan perekaman didaerah lain.

“kita tetap berupaya melakukan pendataan, dan menggandeng kepenghuluan dan kecamatan untuk percepatan pendataan,”katanya.

Terkait hal ini Ketua DPD LSM PPK Rohil (Pemantau Pemerantas Korupsi) dikantornya menyebutkan bahwa ada beberapa masyarakat yang merekam e-KTP dikantor Dinas Kependudukan Rohil e-KTPnya belum bisa diambil dengan alasan tintanya habis dan belum datang dari pusat.(@lpasera/Hend/Tim).

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Perekaman e-KTP Belum Selesai, Mendagri Perpanjang Hingga Pertengan Tahun 2017"