Penipuan Berencana, Dua ASN Diberhentikan Sementara

20161021_105833

inspektur inspektorat pekanbaru, Azmi, MT

Ojenews.com, Pekanbaru, Riau-Tangan Mencincang bahu memikil, inilahrasanya yang pantas untuk oknum guru ASN SMA 10 Pekanbaru, dan Oknum TU SMA 3 Pekanbaru.

Akibat ulahnyanya melakukan penipuan terencana, dengan mengimingi orang menjadi ASN dengan menyetorkan sejumlah uang, akhirnya tahan oleh pihak berwajib pada bulan 3 tahun 2016, dan kini Pemko Pekanbaru akan mengeluarkan surat pemecatan sementara untuk mereka.

Inspektur Inspektorat Kota Pekanbaru, Azmi,MT membenarkan kondisi itu.

Dikatakanna, sebagai istitusi pengawas berwajiban lakukan pemeriksaan, terasuk ASN tengah berperkara dan terdakwa, guna memberikan laporan statusnya.

“Apabila ASN tersandung kasus pidana dipolisi atau dikejaksaan maka harus dierhentikan sementara,” kata Azmi, jumat (21/10).

Azmi menjelaskan, persoalan yang terjadi ini adanya modus mengimingi seseorang (guru) untuk bisa diangkat menjadi ASN pada tahun tertentu, dengan syarat menyetorkan sejumlah uang, dan dijanjikan diangkat jadi Aparat Sipil Negara.

Untuk kasus seperti ini, yang terlibat ada sebanyak lima orang, dua orang sudah ditahan polisi berinisial ZH (guru SMA 10) dan inisial E (TU SMA3). Sedangkan dua lagi oknum dari UPTD Dinas Pendidikan dan oknum guru SMA 2, sedangkan yang satu lagi akan terus didalami informasi keterlibtannya, kata Azmi.

Dijelaskanya, guru yang dijanjikan bisa diangkat menjadi ASN pada tahun tertentu dengan syarat menyetor sejumlah uang, masing dikenakan sebesar Rp35 juta/orang. Dan sudah terdeteksi uang yang mengalir sudah ratusan juta, kata Azmi.

Untuk itu, sebagai inspektorat akan menyampaikan pada walikota tentang dua ASN yang sudah ditahan oleh kepolisian tadi, dan dalam waktu dekat ini, paling lambat senin nanti surat pemecaratan smentara sudah dikeluarkan.

Kondisi iniakan terus dipantau, ketika keputusan sudah diberikan kepada mereka yang sudah ditahan, sekiranya hukuman ang diputuskan lebih dari dua tahun, maka mereka di pecat dengan tidak hormat. Namun jika dibawah dua tahun mereka bisa diaktifkan kembali.

“Yang jelas ini akan terus dipantau, sekiranya di bawah dua tahun dan sudah bebas dari kurungan, dipastikan agar mereka tidak mendapatkan jabatan yang menyalahi berdasatkan ketentuan ASN,” tegas Azmi. (aa)

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Penipuan Berencana, Dua ASN Diberhentikan Sementara"