Pengerjaan Replika Kapal Tongkang di Rohil sudah 90 Persen

           Replika Kapal Tongkang (foto Jum)

Ojenews.com.Rohil.Riau.

Bagansiapiapi-Pengerjaan Replika Kapal Tongkang saat ini sudah mencapai 90 persen. Seperti biasanya, kapal berukuran lebih kurang 9,2 meter tersebut dikerjakan lebih kurang satu bulan dengan jumlah pekerja maksimal sebanyak tujuh (7) orang.

Saat ini replika Kapal Tongkang tersebut sudah dalam pengerjaan bagian atas seperti pernak pernik dan layar Tongkang serta hiasan lainnya.

“Sebelum dibakar, replika Kapal Tongkang itu akan diarak terlebih dahulu keliling Kota Bagansiapiapi yang kemudian disandarkan di kelenteng tertua yakni Kelenteng Ing Hok King yang terletak di Jalan kelenteng,” kata salah satu pekerja pembuatan replika kapal Tongkang, Ang Kim Lo (71) kepada MRNetwork, Minggu (5/6/2017) pagi.

Puncak pembakaran replika kapal Tongkang sebutnya dilaksanakan pada Minggu (11/6/2017) mendatang. Dimana sebelum dibakar terlebih dahulu masyarakat Tionghoa melaksanakan sembahyang di Kelenteng Ing Hok King. Pasalnya, sebelum replika kapal Tongkang itu dibakar terlebih dahulu meminta petunjuk dari dewa Ki Hu Ong Ya,” ujarnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Tionghoa yang juga Sekretaris Perguruan Wahidin, Hasanto mengatakan kalau dulunya Bagansiapiapi terkenal sebagai penghasil tongkang. Dimana masyarakat tionghoa dulunya kebanyakan bekerja di dok sebagai pembuat galangan kapal. Untuk membuat replika tongkang ini katanya tidaklah sembarangan, karena harus terlebih dahulu mendapat petunjuk dari dewa seperti hari baik dan tanggal pembuatannya.

Hasanto menjelaskan kalau pada replika tongkang ini dibuat dengan menggunakan kayu jenis meranti dan memakai lunas papan berukuran satu (1) inci.

“Kalau dulunya pembuatan replika tongkang hanya memakai bahan kertas, bambu dan triplek. Kemudian yang dibakar dulunya hanyalah kertas berbentuk uang. Sejak Rokan Hilir dimekarkan barulah pembuatannya memakai kayu yang kokoh,” paparnya.Penulis: jum/auz.

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pengerjaan Replika Kapal Tongkang di Rohil sudah 90 Persen"