Pengedar Sabu-Sabu di Pekan Tebih Bukan Warga Pekan Tebih

Ojenews.com.Rohul.Riau.
Negeri Seribu Suluk-Terkait penangkapan seorang laki-laki bersama 3 temannya yang diduga melakukan Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Jenis shabu-shabu atau sebagai pengedar oleh Polsek Kepenuhan, di Desa Pekan Tebih Kec. Kepenuhan Hulu Kab.Rohul, Jum’at (9/2/2018) lalu, ternyata pelakunya bukan warga Pekan Tebih, tetapi melainkan warga Sungai Buluh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut).
Untuk menghindari informasi yang keliru ditengah masyarakat dan tak ingin disebut warga dan Desanya di judge sebagai pengedar barang haram tersebut, Kepala Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Rudi Hartono, pada Minggu (11/2/2018) langsung mengkroscek terkait data pengedar narkoba itu ke Polsek Kepenuhan.
Kedatangan Kepala Desa Pekan Tebih ini disambut langsung oleh anggota Polsek Kepenuhan Saidin, dari interogasi langsung kepada pelaku pengedar sabu-sabu di Desanya yang ditahan di Polsek Kepenuhan itu, ternyata pelakunya bukan warganya. Dari data yang diperolehnya, Satu dari empat Pelaku yang ditangkap Polsek Kepenuhan itu adalah Safriadi (SF) Alias Isaf, Tanggal lahir  15 Mei 1990, Alamat Desa Sungai Buluh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
Sementara 3 temannya yang juga ikut diciduk Polsek Kepenuhan yang saat ini dalam pemeriksaan Polisi antara lain Deni Pane Alias Deni, Tanggal Lahir 4 Oktober 2001, Alamat Desa Sungai Buluh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Muhammad Fitra alias Fitra ,Tanggal Lahir 12 Juni 1998, Alamat Desa Sungai Buluh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara serta Muhammad Hanafi Nasution alias Nafi, Tanggal lahir 10 April 1996, Alamat Desa Sungai Buluh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
Kepala Desa Pekan Tebih Rudi Hartono kepada wartawanSenin (12/2/2018) mengaku pengecekan data pelaku pengedar Narkoba di Polsek Kepenuhan untuk meluruskan informasi yang saat ini berkembang di masyarakat, diakuinya dia tidak ingin image warga dan Desa dicap sebagai pengedar narkoba. Rudi Hartono juga mengucapkan apresiasi kepada Kapolsek Kepenuhan Iptu Yani Marjoni SH dan jajarannya yang telah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pengedar sabu-sabu di Desanya.
“Perlu saya klarifikasi tentang penangkapan pengedar sabu-sabu di Pekan Tebih, saya menyampaikan tentang informasi yang beredar, dari data yang saya peroleh langsung dari Polsek Kepenuhan, yang ditangkap tersebut bukan warga Pekan Tebih tetapi melainkan warga Desa Sungai Buluh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara yang merantau ke Pekan Tebih dan menjadi pengedar sabu. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Polsek Kepenuhan dan jajaran yang telah bekerja keras dalam mengungkap bisnis haram ini,” kata Rudi Hartono
Rudi Hartono mengaku sudah menaruh curiga dengan kedatangan SF diDesanya yang berpura-pura bekerja sebagai bengkel ditempat temannya, karena mendapat infromasi dari masyarakat bahwa SF sebagai pengedar narkoba, Rudi Hartono meminta kepada RW dan RT untuk selalu memantau gerak-gerik SF.
“Sudah hampir sekitar dua bulan ini saya, RW dan RT serta masyarakat selalu memantau pergerakan SF ini, Kami dari Pemerintah Desa Pekan Tebih tak akan tinggal diam, karena kami sudah menduga SF ini membawa Narkoba yang siap diedarkan, kemudian kami berkoordinasi dan kami serahkan kepada pihak yang berwajib biar ditindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,”jelas Rudi Hartono.
Terkait asumsi masyarakat yang menduga Aparat Pemerintah Desa Pekan Tebih terkesan membiarkan penyakit masyarakat berkembang didesanya, Namun Rudi Hartono membantah anggapan masyarakat tersebut, diakuinya, Dia diam selama ini bukan tidak bekerja, tetapi dia memantau secara diam-diam dan ingin tau siapa pelaku pengedar narkoba yang sebenarnya, yang dampaknya dapat merusak genarasi pemuda.
“Alhamdulillah berkat kerja sama semua pihak akhirnya pelaku pengedar narkoba ini bisa terungkap, kami dari Aparat Pemerintah Desa Pekan Tebih tak akan tinggal diam. Ini sebagai warning bagi pendatang di Desa Pekan Tebih, jika mau bekerja disini bekerjalah secara baik, segala bentuk penyakit masyarakat akan kami basmikan, satu persatu Pekat, Narkoba diDesa Pekan Tebih sudah diungkap, tinggal satu lagi Warung Tuak target kami selanjutnya,” kata Rudi Hartono. (Oje)

 

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pengedar Sabu-Sabu di Pekan Tebih Bukan Warga Pekan Tebih"