Pembangunan RSUD Madani Tolak Ukur Keberhasilan Pemko Pekanbaru Dibidang Layanan Kesehatan Masyarakat

Ojenews.com.Pekanbaru.Riau.

Kota Smart Sity Madani-Kini impian Pemerintah Kota Pekanbaru miliki sarana pelayanan kesehatan untuk masyarakat Pekanbaru Kota smart sity Madani ini terwujud sudah.

Melalui momentum peresmian Rumah sakit Umum Daerah Madani yang digelar pada Jumat (26/01/2018) oleh Walikota Pekanbaru DR.H.Firdaus,MT tersebut, merupakan tongak sejarah kepedulian Pemko Pekanbaru terhadap layanan kesehatan masyarakat Kota.

Rumah Sakit Umum Daerah Madani yang dibangun di Jalan Garuda Sakti KM 2 Kecamatan Tampan tersebut memiliki luas bangunan mencapai 11.300 m2, dengan konsep layanan kesehatan, 70 persen promotif dan prepentif dan 30 persen untuk kuratif.

Keseriusan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dibawah kepemimpinan Walikota DR.H.Firdaus,MT dalam memberikan layanan kesehatan terus meningkat. Konsistensinya dapat dilihat dengan berbagai sarana layanan kesehatan yang terus saja dibangun.

Dengan telah diresmikannya pengoperasian RSUD Madani, maka ini sebagai perwujudan dari Keseriusan Pemko Pekanbaru dibawah kepemimpinan DR.H.Firdaus,MT bersama Ayat Cahyadi,SSi memberikan layanan kesehatan yang prima pada masyarakat Pekanbaru.

Dalam paparannya diacara peresmian RSUD Madani, Walikota Pekanbaru DR.H.Firdaus,MT menyampaikan bahwa peresmian RSUD Madani adalah bentuk kepedulian Pemerintah Kota Pekanbaru yang cinta akan kesehatan serta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Selain membuka peluang baru bisnis kesehatan, RSUD Madani juga diharapkan dapat menjawab upaya Pemko Pekanbaru dalam membangun masyarakat yang sehat.

“RSUD Madani yang kita resmikan ini sebagai cerminan masyarakat kita yang mencintai kesehatannya dan itu menjadi indikator masyarakat Madani yang peduli dengan kesehatan, mambangun lingkungan sehat untuk membangun masyarakat yang sehat,” kata Wako Firdaus.

Masih kata Walikota, untuk sementara waktu setelah dilakukan peresmian pengoperasian RSUD Madani ini masyarakat Kota Pekanbaru dapat memperoleh pelayanan dan fasilitas kesehatan yang ada di RSUD ini secara gratis.

RSUD Madani ini memiliki 91 tenaga medis, kata Wako Firdaus lebih jauh. Diantaranya 21 orang dokter spesialis, 9 orang dokter umum, 3 orang dokter gigi, 27 orang perawat, perawat gigi 3 orang, bidan 11 orang, ahli gizi 3 orang, analisis 2 orang, apoteker 1 orang, asisten apoteker 1 orang, fisioterapi 1 orang, rekam medik 1 orang, manajemen 8 orang.

“Silakan masyarakat manfaatkan fasilitas layanan kesehatan ini dengan gratis hingga batas waktu yang belum ditentukan. Hanya dengan menggunakan KTP bapak ibuk masyarakat dapat mengkonsultasikan kesehatnnya kepada para petuga syang tersedia di RSUD Madani kita ini,”ujar Firdaus.

Wako Firdaus, mengharapkan agar petugas RSUD Madani ini memberikan pelayanan yang baik dan prima kepada masyarakat, terutama kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah. bahkan Beliau juga mengharapkan ptugas lakukan layanan jemput pasien kerumah,”pintanya.

Senada dengan Walikota Pekanbaru, Plt Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, dr.Zaini Rizaldi S, mengapresiasi apa yang menjadi pencapaian kinerja Wali Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Firdaus,MT. Impian masyarakat dan semua pihak memiliki RSUD sendiri akhirnya terwujud juga.

Pembangunan dan peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madani ini menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan yang diraih oleh Wali Kota Pekanbaru untuk memberikan layanan kesehatan prima, khususnya masyarakat pekanbaru dan Riau umumnya.

Untuk tahap awal layanan kesehatan di RSUD Madani akan dilayani oleh sejumlah tenaga medis yakni 91 orang yang terdiri dari 21 orang dokter spesialis, 9 orang dokter umum, 3 orang dokter gigi, 27 orang perawat, perawat gigi 3 orang, bidan 11 orang, ahli gizi 3 orang, analisis 2 orang, apoteker 1 orang, asisten apoteker 1 orang, fisioterapi 1 orang, rekam medik 1 orang, manajemen 8 orang.

dr.Zaini Rizaldi menyebutkan bahwa dalam melengkapi berbagai kekurangan yang terdapat pada RSUD Madani saat ini tidak bisa sepenuhnya diharapkan dari anggaran APBD Kota Pekanbaru.Upaya lain harusdilakukan.

“Kita tidak bisa mengharapkann dana APBD Pekanbaru sepenuhnya, kita juga akan kordinasi dengan Pemprov Riau danm pusat. Namun sebelum itu terlebih dahulu kita harus mendata ke pusat dan registrasi, usulan bisa diterima jika rumah sakit sudah beroperasi,”kata dr.Zaini Rizaldi.

Lokasi RSUD Madani yang strategis tentu jadi pilihan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan. Seperti yang diutarakan oleh seorang warga jalan Garuda Sakti KM 1 Syahril. Ayah dari 3 orang anak ini menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru atas dibangun dan diresmikannya RSUD Madani ini.

“Kita syukur sekali pak, sekarang kita masyarakat di Garuda sakti ini sudah tidak perlu lagi jauh-jauh kekota untuk berobat, apalagi kalau pasien emergensi tentu semakin cepat dapat ditangani karna sudah ada rumahsakit yang dekat,”kata syahril.

Masih kata Syahril, bahwa masyarakat wilayah Jalan Garuda Sakti dan Tampan umumnya tentu merasa bersyukur dengan adanya Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Madani ini, yang selama ini masyarakat harus menempuh perjalanan yang cukup jauh kekota untuk mendapatkan layanan kesehatan dari rumah sakit pemerintah.

“Dulu kita disini kalau berobat kerumah sakit umum jalan Diponegoro, harus menempuh jarak yang jauh dan lama. Tapi sekarang dengan dibangunnya rumah sakit ini oleh pak Firdaus Walikota kita tentu jadi mudah bagi masyarakat yang mau berobat,”kata Syahril.(ADV/Komimpo/oje).

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pembangunan RSUD Madani Tolak Ukur Keberhasilan Pemko Pekanbaru Dibidang Layanan Kesehatan Masyarakat"