Pegendalian Penduduk, BPPMKB Sosialisasikan Stategi Analisa Dampak Penduduk

asisten-iv-dr-mutia-eliza-mm-membuka-secara-resmi-acara-sosialisasi-kebijakan-dan-strategi-analisa-dampak-kependudukan-kota-pekanbaru-tahun-2016

Asisten IV Sekdako Pekanbaru, DR.H. Mutia Eliza, MM pimpin sosialisasi strategi pengendalian penduduk.

Pekanbaru, Riau-Plt Walikota Pekanbaru diwakili Asisten IV DR. Mutia Eliza MM, membuka secara resmi sosialisasi kebijakan dan strategi analisa dampak kependudukan kota Pekanbaru tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Badan Pemberdayaan Perempuan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPPMKB) Kota Pekanbaru di ruang rapat Walikota, Selasa (8/11) Pagi.

Asisten IV DR. Mutia Eliza MM mengatakan, tujuan dilaksanakannya sosialisasi tersebut untuk membuat kebijakan tentang pengendalian penduduk.

“tahun 2020-2030 kita akan menghadapi bonus demografi dimana usia produktif itu lebih banyak daripada usia yang tidak produktif,” ungkapnya.

Jadi, usia produktif ini dari 15-64 tahun. Kemudian apabila usia produktif ini berkualitas dan baik maka negara tersebut akan maju dan berkembang.

Namun, apabila bonus demografi ini tidak di manfaatkan dan tidak ditingkatkan kualitas masyarakatnyak, maka akan sia-sia dan pembangunan akan terhambat, jelasnya.

“Kita berharap dengan adanya sosialisasi ini, maka instansi atau SKPD atau stakeholder bisa memahami dampaknya apabila penduduk ini tidak dikendalikan pertumbuhannya dari sekarang.” Ungkap Mutia.

Kepala BPPMKB (Badan Pemberdayaan Perempuan Masyarakat dan Keluarga Berencana) Kota Pekanbaru, M. Amin, M.Si menambahkan, kota Pekanbaru dengan luas wilayah 632,26 m2 saat ini memiliki jumlah penduduk 1.038.118 jiwa, dengan laju pertumbuhan penduduk 4,6 persen pertahun dan di proyeksikan di tahun 2020 jumlah penduduk kota Pekanbaru sebanyak 1.169.070 jiwa.

Tingginya laju pertumbuhan penduduk di kota Pekanbaru bukan hanya disebabkan oleh angka kelahiran murni namun juga disebabkan oleh angka migrasi yang tinggi.

Ditambahkannya, sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan kependudukan sehingga dapat dimanfaatkan untuk perbaikan kebijakan dalam upaya pengendalian penduduk dan pembangunan daerah.

Untuk itu, perlu ditindaklanjuti dengan pengembangan model solusi strategis dampak kependudukan, jelasnya. (aa)

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pegendalian Penduduk, BPPMKB Sosialisasikan Stategi Analisa Dampak Penduduk"