M.Tuah Tuntut Keadilan di Yayasan Hangtuah Pekanbaru

Tidak ada komentar 309 views

Drs.M.Tuah,SKM penggagas dan pendiri Yayasan Hangtuah Pekanbaru

Ojenews.com.Riau.
Pekanbaru-Habis manis sepah pun dibuang, peribahasa ini tepat sekali menimpa Drs.M.Tuah,SKM. Pria penggagas dan pendiri Yayasan Hangtuah Pekanbaru ini telah tersingkirkan oleh para dewan pendiri lainnya. Namanya tidak lagi tercatat sebagai dewan pendiri Yayasan Hangtuah Pekanbaru.

Sejarah telah diputarbalikkan, catatan telah disingkirkan dan bukti-buktipun telah dimusnahkan, kata M.Tuah, liris. Ini disampaikan Drs.M.Tuah, SKM dalam sebuah pertemuannya bersama beberapa wartawan, Minggu (7/5/2017).

“Yang mereka lakukan itu salah dan tidak benar karena semuanya itu diatur dalam akta pendiriyan yayasan,”Kata M.Tuah.

Wawancara khusus bersama wartawan yang digelar pada ahad itu bertempat di kediaman kerabatnya Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru, dalam keterangannya Drs.M.Tuah,SKM mengatakan, dirinya menduga para pengurus yayasan yang terdiri dari sanak famili  dr.Zainal Abidin, Moh Sukri,SH.  dan pengurus lainnya itu punya tujuan tertentu dengan menghapus namanya dari daftar dewan pendiri Yayasan Hangtuah Pekanbaru.

Dikatakan juga berdirinya Yayasan Hangtuah Pekanbaru tersebut tidak terlepas dari upaya dirinya yang telah bertumpuhrumus membangun kepercayaan para tokoh-tokoh Riau saat itu untuk mendapatkan dukungan atas gagasannya mendirikan sekolah pelayanan kesehatan masyarakat di Riau dengan dasar hukum Yayasan.

“Upaya itu tidaklah mudah dengan tekad yang kuat dan akhirnya saya dapat dukungan dari Wakil Gubernur saat itu Bapak Rustam S.Abrus. Kami bertemu di rumahnya di Cibubur Jakarta, beliau menyetujui dan minta sekolah kesehatan itu nantinya setara dengan Universitas Lancangkuning yang saat itu bernama Alihaji,” jelas M.Tuah.

Dikatakan M.Tuah dengan tegas, bahwa dirinya siap untuk membuktikan  berdirinya Yayasan Hangtuah Pekanbaru tersebut atas prakarsa dirinya.

“Saya siap buktikan semua ucapan saya ini dan saya juga punya bukti bukti autentik untuk itu. Hari tanggal bulan bahkan tahun penerbitan akta yayasan Hangtuah Pekanbaru itu menggunakan data pribadi saya, termasuk logo yayasan dan ini bisa kita buktikan,”tegas M.Tuah.

Penghapusan namanya dari dewan pendiri yayasan telah bertentangan dengan akta pendirian yayasan Hangtuah Pekanbaru, tambahnya. Pada akta pendirian yayasan Pasal 7 poin 3 dibunyikan apa bila mengangkat badan pendiri atau memberhentikan badan pendiri harus melalui rapat yang dihadiri oleh seluruh badan pendiri.

“Jadi kesimpulannya 5 orang badan pendiri yang ditetapkan di awal itu harus hadirkan kalau kita mau mencopot salah seorang badan pendiri dan ini harga mati tidak bisa ditawar-tawar,” kata M.Tuah.

Upaya penghapusan nama Drs.M.Tuah, SKM sebagai dewan pendiri Yayasan Hangtuah Pekanbaru dengan menerbitkan akta pendirian  yang baru pada tahun 2004 oleh dr.Zainal Abidin, Drs.Tatang Tadjudin mukti, Moh Sukri,SH,  adalah langkah yang salah dan tidak dapat dibiarkan, katam M.Tuah lagi.

Sebagai penggagas dan pendiri Yayasan Hangtuah Pekanbaru, Drs.M.Tuah minta kepada dr.Zainal Abidin, Drs.Tatang Tadjudin mukti dan  Moh Sukri,SH agar kembali menyadari kekeliruan yang telah dilakukan.

“Saya mita dengan tegas agar mereka menyadari bahwa yang mereka lakukan dengan menganti nama-nama dewan pendiri itu salah besar, karen melanggar aktapendirian Yayasan Hangtuah Pekanbaru yang ditebitkan tahun 2001,” sebutnya dengan tegas.

         dr.Zainal Abidin,MPH

Menanggapi perihal seteru  pengurus Yayasan Hangtuah Pekanbaru dengan Drs.M.Tuah,SKM tersebut, dr.Zainal Abidin membantah dengan tegas terkait apa yang dikatakan Drs.M.Tuah,SKM bahwa dirinya merupakan penggagas dan pendiri Yayasan Hangtuah Pekanbaru.

Bantahan ini dikatakan dr.Zainal Abidin dalam suatu wawancara  bersama para wartawan di ruang kerjanya kampus 1 pendidikan Hangtuah Pekanbaru Rabu (10/5/2017).

Didampingi oleh bendahara yayasan Marlis dan 2 orang stafnya, dr.Zainal Abidin mengatakan bahwa  status Drs.M.Tuah  diyayasan adalah sebagai karyawan Yayasan Hangtuah Pekanbaru, dan bukan pendiri yayasan.

“Tidak ada satu orangpun yang mendukung dia menjadi pendiri yayasan, modalnyapun takada,   Ia membantu kami membuatkan proposal seperti ke Depkes dan M.Tuah ini pegawai Depkes Bapelkes Jayakusuma Jakarta. Dia memang membantu kami, jadi sebagai pegawai yayasan bukan sebagai pendiri yayasan,” kata dr.Zainal Abidin.

Ditanya terkait akta pendirian Yayasan Hangtuah Pekanbaru yang menjadi landasan beraktifitasnya yayasan Hangtuah Pekanbaru, dr.Zainal Abidin menegaskan bahwa yang menjadi landasan hukum  beraktifitasnya Yayasan Hangtuah Pekanbaru adalah akta yang terdaftar di Menkum dan Ham.

“Akta yang benar itu adalah akta Menkum Ham, yang lain kami ngak tau,”tegas dr.Zainal Abidin.

Yayasan Hangtuah Pekanbaru, sambungnya. Bahwa Yayasan ini telah diferivikasi pada tahun 2014 oleh Menkumham, oleh Pengadilan, oleh Jaksa, oleh Polda pada tahun 2014 lalu. Para pendiri Yayasan hangtuah Pekanbaru terdiri dari Drs.Rustam S.Abrus, dr.Zainal Abidin,MPH, Drs.Tatang Tadjudin Mukti, M.Kes, Moh Sukri, SH.

“Kita mendesak membutuhkan surat terdaftar di menkumham dan M.Tuah tidak aktif dan sulit untuk dihubungi, maka berkas yang ada kami antarkan kemenkumham. Kalau tidak ada surat dari menkumham kami tidak bisa mengeluarkan Ijazah, yang penting pak sudah diferivikasi oleh badan terkait itu aja, “kata Zainal.

Disinggung langkah yang akan diambil pihak yayasan dalam menghadapi persoalan tersebut, Zainal mengatakan pihaknya akan tetap bersilaturrahmi dan dirinya tetap bersahabat dengan Drs.M.Tuah,SKM, tutupnya.(oje).

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "M.Tuah Tuntut Keadilan di Yayasan Hangtuah Pekanbaru"