Keluarga Tersangka WM Kasus Serum Palsu Tuntut Keadilan Perlakuan Hukum

 

IMG00615-20160829-1531Pekanbaru.Riau.Ojenews.com.
Kasus beredarnya serum palsu di negeri ini merebak pada pertengahan tahun 2016 dan banyak mendapat sorotan dari berbagai kalangan, Kota Pekanbaru yang berjulukan Kota bertuah yang Madani ini juga tidak luput dari peredaran serum palsu tersebut.

Terungkapnya peredaran serum tersebut bermula dari ditemukannya Anti Tetanus Serum (ATS) oleg Balai POM pada klinik BMC. Setelah melalui pengembangan penyidik  maka menetapkan WM sebagai tersangka.

Atas penetapan WM itu  pihak keluarganya merasa diperlakukan tidak adil dan meminta agar pihak penegak hukum berlaku sama kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kasus serum palsu tersebut.

“Kami memintak agar penegak hukum berlaku sama bagi mereka yang terlibat didalam kasus ini juga mendapat perlakuan yang sama dengan adik kami WM,”Kata Naryoto yang didampingi kuasa hukumnya A.Khairi dan Partner, Senin (29/8/2016) di Winstar Hotel Jalan Sudirman Pekanbaru.

Naryoto yang juga abang kandung Wd kepada wartawan mengisahkan bahwa kasus  ini bermula dari orderan Anti Tetanus Serum (ATS) oleh Dr. Mega kepada WM pada pertengahan Maret lalu. Untuk menjaga hubungan relasinya dengan Dr.mega, WM membantu mencarikan serum tersebut kendatipun pada apotik tempat WM bekarja tidak menjual ATS.

Setelah melakukan konfirmasi kepada beberapa teman seprofesinya, WM membeli ATS pesanan Dr.Mega di apotik Sail Farma dan menyerahkan ATS kepada Klinik BMC Rumbai. Dari kronologi itu sebut Naryoto, bahwa WM dalam persoalan ini hanyalah sebagai perantara dan juga tidak mengetahui ATS tersebut asli apa palsu.

Pada kesempatan yang sama, kuasa hukum tersangka WM A.Khairi,SH dan Partner  dihadapan para wartawan mengatakan, bahwa dalam kasus itu klayennya tidak mendapatkan perlakuan yang sama dimata hukum, harus nya mereka yang terlibat didalamnya juga ditahan.

“Kita juga tidak menyangkal, kalau klayen kita itu benar telah membantu Dr.Mega relasinya untuk membeli serum ATS, dan dari kronologi hukum yang disampaikan pihak keluarga klayen kami itu  hanya sebagai orang yang dimintai tolong oleh Dr.Mega untuk membelikan serum itu,” Kata A,Khairi.

Namun demi kian, sambung A.Khairi. klayennya dalam persoalan ini tidak mendapatkan keadilan dimata hukum. Dasar kesimpulan itu kata A.Khairi lebih jauh, pihaknya mendapatkan keterangan dari keluarga WM  bahwa mereka yang lainnya masih belum tersentuh.

“Klayen kami itu tinggal di Indonesia dan seharusnya mendapatkan perlakuan yang adil. ini ada apa, mengapa mereka yang lainnya tidak  dilakukan penahanan seperti klayen kami WM,”tegas A.Khairi.

Di jelaskannya juga bahwa tersangka WM hingga hari ini sudah mendapatkan perpanjangan penahanan. Penahanan tahap 1 yakni pada 6 hingga 25 Agustus, perpanjangan tahap 2 dari 26 Agustus hingga sekarang. Sementara itu dari keterangan A.khairi sebagai kuasa hukum WM pihak keluarga sedang mempersiapkan praperadilan.(dy)

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Keluarga Tersangka WM Kasus Serum Palsu Tuntut Keadilan Perlakuan Hukum"