Ini Alasan DPRD Rohil, Usulkan Perubahan Status Dua Pustu Jadi Puskesmas Rawat Inap

dpr-rohil

Anggota DPRD Rohil Amansyah,SH

Ojenews.com.Rohil.Riau.

Dua unit Pukesmas pembantu (Pustu) di Kabupaten Rokan hilir (Rohil) harus segera ditingkatkan statusnya, dengan peningkatan status Pustu menjadi Puskesmas rawat inap, maka bisa melakukan pelayanan secara maksimal. Dua pustu yang harus ditingkatkan statusnya terdapat di Kepenghuluan Sungai Daun Kecamatan Pasir Limau Kapas dan Pustu di Kepenghuluan Pulau Halang Kecamatan Kubu Babussalam.

Demikian dikatakan anggota DPRD Rohil, Amansyah SH kepada pelitariau.com. “Pustu di Kepenghuluan Sungai Daun itu jauh dari Puskesmas induk. Sehingga perlu difikirkan bagai mana agar Pustu yang ada dilengkapi dengan sarana perawatan rawat inap,” kata Amansyah di Bagansiapiapi Kamis (10/11).

Politisi PAN ini juga menjelaskan, Pustu Rawat Inap juga akan bermanfaat bagi pasien ibu hamil, dimana pasien ibu hamil yang mengalami masalah dan perlu penanganan kusus dalam proses persalinan, serta pasien-pasien yang mengalami kecelakaan yang harus mendapatkan perawatan inap.

“Usulan Pustu menjadi Puskesmas rawat inap dapat menjadi pertimbangan, buat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama yang berada di kepenghuluan-kepenghulu terpencil,” ujarnya.

Bukan hanya itu, jika dua pustu yang diusulkan statusnya sudah ditingkatkan, maka, Pustu di Pulau Halang juga perlu ditingkatkan menjadi Pustu Rawat Inap. Hal tersebut, terang dia, disebabkan Pulau Halang berada di pulau dan letaknya juga cukup jauh dengan Puskesmas induk yang berada di Kuba.

“Masyarakat di Pulau Halang itu kalau berobat rawat inap di Bagansiapiapi atau di Puskesmas induk, harus mengunakan pompong atau kapal, itu pertimbanganya” ucapnya.

Jadi kalau ada Pustu Rawat inap, maka pada kasus kesehatan tertentu dapat diinapkan di pustu, tanpa perlu di bawa (di rujuk,red) ke Bagansiapiapi atau ke puskesmas Induk.

Editor :Jum/auz.

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Ini Alasan DPRD Rohil, Usulkan Perubahan Status Dua Pustu Jadi Puskesmas Rawat Inap"