Genderang Politik Musda DPD I Golkar Riau Memanas

Tidak ada komentar 377 views

Oleh: Irwan Gesmi,S.Sos,M.Si

Pengamat Politik  dan Pemerintahan UIR

Ojenews.com,-Musda DPD I Partai Golkar Riau akan segera dimulai beberapa hari yang lalu sementara r ada dua nama besar yang bakalan maju dimulai pengambilan formulir dan penyerahan formulir yakni bapak Syamsuar selaku Gubernur Riau dan Bapak Arsya Juliandi Rachman selaku anggota DPR RI sekaligus ketua DPD 1 Golkar Riau.

Ada yang menarik dari pencalonan yakni bapak Syamsuar selaku Gubri yang mana dulu didukung oleh Partai Amanat Nasional (PAN), PKS, Nasdem pada tahun 2018, sekarang catatan bahwa pada Pileg 2019 untuk PAN kursi yang diperoleh 7 artinya tidak ada penambahan, dan harus ada hilang posisi Wakil Ketua DPRD Riau, PKS  karena perjuangan kader yang militant tidak terlalu Nampak peran Bapak Syamsuar pada Pileg 2019, Nasdem dari 3 kursi menjadi 2 kursi.

Pada masa Pilpres posisi Syamsuar berada di posisi Jokowi sementara PAN dan PKS ke Prabowo. Nah dari situ jelas bahwa Bapak Syamsuar tidak mekanisme berbuat untuk koalisi Parpol pendukung nya. Menariknya, ketika ada Musda di DPD I Golkar Riau, Syamsuar malah ikut maju sebagai kandidat apakah tidak mengecewakan terhadap Parpol.

Koalisi 2018, akankah pemegang suara yang berjumlah 18 pada saat pelaksanaan Musda Golkar Riau memberikan suaranya atau malah dilematis, nah kalkulasi politik Bapak Syamsuar pada pendaftaran dan pengembalian formulir harus konkrit melayani dukungan yang riil jangan menunggu sampai pada saat seperti yang disampaikan SC Pak Masnur bahwa syarat dukungan 30% dari 18 pemegang hak suara pada saat pendafataran dan pengembalian formulir harus dilampirkan.

Musda berlangsung baru mendapat dukungan pertamanya bapak Syamsuar ingin dicalonkan atau mencalonkan karena bagaimanapun Bapak Arsyad Juliandi Rachman bahwa notabene DPR RI sekaligus Defenitif ketua DPD I Golkar Riau  dan pada saat 2018 Pilgubri, Pak Arsyad Juliandi Rachman didukung oleh Partai Golkar, sebagai pengusungnya ,mampukah kedua kandidat tersebut untuk mendapatkan suara maksimal yang berjumlah 18 pemegang hak suara? Ada apa penundaan musda, ini bisa menguntungkan salahsatu kandidat.

 

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Genderang Politik Musda DPD I Golkar Riau Memanas"