Kategori : Opini Publik

Tuhan Mengajarkan Manusia Agar Menjadi Manusia Literat

Tuhan Mengajarkan Manusia Agar Menjadi Manusia Literat

Oleh: Mustajab Hadi Ayat pertama QS Al‘Alaq, yaitu Iqra yang artinya bacalah. Bahwa QS Al‘Alaq adalah wahyu pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhamad SAW yang tujuannya agar umat Islam mau membaca dan belajar supaya menjadi manusia yang berilmu pengetahuan dan memberi manfaat bagi m.nusia lainnya. Allah akan meninggikan derajat orang yang beriman dan berilmu
Ucapan Seorang Pemimpin Berbanding Lurus Dengan Literasi Yang Ia Miliki

Ucapan Seorang Pemimpin Berbanding Lurus Dengan Literasi Yang Ia Miliki

Oleh: Mustajab Hadi Pertalian pemimpin dengan literasi sangat menentukan arah kebijakan dan perhatian terhadap masyarakat yang dipimpinnya.Pemimpin yang memiliki kecakapan literat, nyata berbeda dengan yang lainnya.Kita juga dapat melihat dari visi yang direalisasikan menjadi kebijakan untuk masyarakat yang dipimpinnya.Kebijakan akan selalu berpedoman dari hasil ikhtiarnya terhadap sumber sumber yang dibacanya. Kita harus menyadarai bahwa Bumi
Rindukan Pemimpin Yang Literat

Rindukan Pemimpin Yang Literat

Oleh:Mustajab Hadi Pemimpin adalah orang yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain untuk mencapai maksut dan tujuan.Untuk menjadi pemimpin yang sukses dalam mengemban tugas, fungsi dan tanggung jawabnya maka seseorang pemimpin haruslah memiliki kompetensi kepemimpinan. Kompetensi kepemimpinan tersebut dapat ditingkatkan melalui literasi dan inovasi. Keterampilan literasi yang baik akan membantu pemimpin dalam memahami informasi baik
Jangan Serahkan Urusan Pendidikan Kepada Yang Bukan Ahlinya

Jangan Serahkan Urusan Pendidikan Kepada Yang Bukan Ahlinya

Oleh:Mustajab Hadi Mendidik artinya membuat teladan, merubah sikap dari kurang baik menjadi baik atau membangun integritas pribadi siswa. Membangun integritas tidak semudah mengajari ilmu mencangkul, menanam atau ilmu matematika.Ilmu yang demikian itu dapat dengan cepat kita Pelajari, dengan mendatangkan ahlinya.Sang ahli akan mengajarkan ilmu mencangkul, menanam ataupun ilmu matematika dan dengan cepat akan dapat dikuasai.
Setahun Memimpin,Janji Politik Syamsuar-Edy Natar Nasution di Pertanyakan

Setahun Memimpin,Janji Politik Syamsuar-Edy Natar Nasution di Pertanyakan

Oleh:Iwan Gesmi,S.Sos.M.Si Pengamat Politik dan Pemerintahan UIR Satu tahun sudah memimpin Provinsi Riau,banyak harapan masyarakat dari 12 kab/kota agar Riau lebih baik, sejalan dengan itu peran dalam tupoksi daripada Gubernur Riau dan dan Wakil Gubernur Riau sangat dinanti2kan oleh masyarakat Riau dalam kebijakan dan implementasi yang bermuara dari visi,misi serta program pada saat pencalonan dulu.
Pentingnya Edukasi Politik Supaya Masyarakat Tidak Salah Memilih Pemimpin

Pentingnya Edukasi Politik Supaya Masyarakat Tidak Salah Memilih Pemimpin

Penulis: Irwan Gesmi, S.Sos,M.Si. Pengamat Politik dan Pemerintahan Universitas Islam Riau Dalam demokrasi Indonesia setiap orang berhak dan bebas mengikuti kompetisi politik untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Sebenarnya kedaulatan ada ditangan rakyat baik pejabat maupun tokoh politik memiliki hak yang sama untuk maju dalam perhelatan kompetisi politik. Yang tidak boleh dilakukan bagi pejabat yakni menggunakan
Kesadaran Masyarakat Dalam Hak Pilih Pada Pesta Demokrasi Pilkada/Pilwako Di Riau Tahun 2020

Kesadaran Masyarakat Dalam Hak Pilih Pada Pesta Demokrasi Pilkada/Pilwako Di Riau Tahun 2020

Oleh:IRWAN GESMI,S.Sos, M.Si Pengamat politik dan pemerintahan Universitas Islam Riau Akhri akhir ini para tokoh masyarakat kabupaten/kota bahkan Provinsi dan para pengusaha sukses banyak yang bakalan ikut dalam konstelasi, fungsionaris parpol. Perpolitikan di tingkat kab/kota, ini mengindikasikan bahwa stok calon pemimpin itu sangat banyak.Nah akan tetapi dengan demikian para bakal calon harus mampu memberikan existensinya
Pancasila Sebagai Etika Politik

Pancasila Sebagai Etika Politik

Oleh : Ade Zaharil An Hasani Ojenews.com,-Seluruh tatanan kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara menggunakan Pancasila sebagai dasar moral atau norma dan tolak ukur tentang baik dan buruk, benar dan salah sikap, perbuatan dan tingkah laku bangsa Indonesia. Oleh karena itu, Pancasila dijadikan sebagai sumber nilai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Indonesia mengembangkan sikap saling
Pancasila Sebagai Pedoman Dalam Pembangunan IPTEK

Pancasila Sebagai Pedoman Dalam Pembangunan IPTEK

Oleh: Cici Fatimah Ojenews.com,-Pancasila bukan merupakan ideologi yang kaku dan tertutup, namun justru bersifat reformatif, dinamis, dan antisipatif. Dengan demikian Pancasilan mampu menyesuaikan dengan perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yaitu dengan tetap memperhatikan dinamika aspirasi masyarakat. Kemampuan ini sesungguhnya tidak berarti Pancasila itu dapat mengubah nilai-nilai dasar yang terkandung, tetapi lebih menekan